Tautan-tautan Akses

GM Naikkan Proyeksi Laba 2016


CEO General Motors Co. Mary Barra saat memperkenalkan mobil listrik Chevrolet Bolt EV di CES International, 6 Januari 2016.

CEO General Motors Co. Mary Barra saat memperkenalkan mobil listrik Chevrolet Bolt EV di CES International, 6 Januari 2016.

General Motors Co atau GM memulai tahun ini dengan menaikkan proyeksi laba untuk 2016 sebesar 25 sen per saham, meningkatkan jumlah pembelian kembali sahamnya dan menaikkan dividen.

GM memprediksi penyesuaian laba per saham dari 5 dolar 25 sen menjadi 5 dolar 75 sen tahun ini. Mengantisipasi keuntungan yang lebih besar, dewan GM memaparkan rencana pembelian kembali saham menjadi 9 miliar dolar dari 5 miliar dolar dan menaikkan dividen menjadi 38 sen per saham dari 36 sen.

Saham GM melonjak 5,9 persen menjadi 32 dolar 8 sen pada awal perdagangan di New York.

Perusahaan itu terus mengalami pertumbuhan penjualan yang meskipun akhir-akhir ini melambat dari bisnisnya di Amerika utara dan China. Perkiraan baru GM itu disampaikan sehari setelah Ford Motor Co, produsen mobil Amerika terbesar kedua, memproyeksikan rekor laba tahun 2016 dan mengumumkan dividen khusus 1 miliar dolar. Saham Ford turun 2,1 persen menjadi 12 dolar 58 sen.

Optimisme GM itu antara lain akibat kuatnya pasar kendaraan ringan di Amerika. Tahun 2015, pembuat mobil mencatat angka tertinggi, menjual 17,5 juta mobil dan truk ringan di Amerika dan GM mengharapkan sedikit kenaikan dari jumlah itu. Dalam pernyataannya, manajemen GM melihat pasar tetap tumbuh meskipun terjadi gejolak di pasar keuangan China.

GM mengandalkan untung besar di Amerika Utara dari beberapa model baru yang dipasarkan tahun ini, seperti sedan keluarga Chevrolet Malibu dan Buick Lacrosse serta SUV GMC Acadia dan Cadillac XT5. [ka/jm]

XS
SM
MD
LG