Tautan-tautan Akses

Dokter Putuskan Mantan PM Italia Bisa Hadir di Pengadilan


Mantan PM Italia Silvio Berlusconi memberi keterangan pers seusai sidang di pengadilan Milan, 1 Maret 2013. (Foto: dok).

Mantan PM Italia Silvio Berlusconi memberi keterangan pers seusai sidang di pengadilan Milan, 1 Maret 2013. (Foto: dok).

Para dokter pengadilan Italia memutuskan bahwa mantan perdana menteri Silvio Berlusconi dapat menghadiri pengadilan banding penipuan pajak, Sabtu (9/3).

Keputusan dokter pengadilan Italia yang menyatakan bahwa Silvio Berlusconi dapat menghadiri pengadilan banding, mengabaikan keluhan mantan perdana menteri tersebut yang menyatakan bahwa penyakit matanya mengharuskan ia dirawat di rumah sakit. Keputusan para dokter itu juga memicu protes dari sekutu-sekutu Berlusconi.

Pemimpin tengah kanan berusia 76 tahun dan raja media ini menghadapi serangkaian pengadilan bulan ini sementara ia memperjuangkan masa depan politiknya menyusul pemilu nasional yang tidak memberikan hasil konklusif Februari lalu.

Hari Jumat, pengadilan mengenai tuduhan Berlusconi berhubungan intim dengan pekerja seks bawah umur ditunda setelah ia dirawat di rumahsakit karena masalah mata. Penuntut mengeluhkan bahwa alasan perawatan di rumah sakit semata adalah taktik menunda-nunda.

Hari Sabtu, pengadilan Milan yang menangani kasus penipuan pajak mengirim para inspekturnya untuk mengkaji kondisi Berlusconi di klinik dimana ia dirawat dokter pribadi, dan memutuskan bahwa masalahnya bukan alasan sah ia tidak bisa tampil di pengadilan.

Dokter Berlusconi mengatakan peradangan pada mata kiri Berlusconi membuatnya merasakan nyeri dan mengganggu penglihatannya. Namun keputusan pengadilan itu berarti sidang dapat lanjutkan dengan atau tanpa kehadiran terdakwa.

Berlusconi menyatakan banding atas hukuman empat tahun penjara karena melakukan penipuan pajak terkait pembelian hak siar oleh jaringan televisi miliknya, Mediaset.
XS
SM
MD
LG