Tautan-tautan Akses

Clinton: Iran Harus Jawab Keprihatinan IAEA


Hillary Clinton: Iran harus menanggapi segera 'pertanyaan sungguh-sungguh' dalam laporan PBB soal program nuklirnya.
Hillary Clinton: Iran harus menanggapi segera 'pertanyaan sungguh-sungguh' dalam laporan PBB soal program nuklirnya.

Menlu AS Hillary Clinton mengatakan demikian dalam pertemuan puncak Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Honolulu.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan Iran harus menanggapi segera “pertanyaan sungguh-sungguh” yang ditanyakan dalam laporan PBB mengenai program nuklirnya.

Sebelumnya pekan ini, Badan Energi Atom Internasional, IAEA, mengatakan mereka mempunyai informasi yang layak dipercaya bahwa Iran telah melakukan kegiatan yang bertujuan untuk pengembangan senjata nuklir. Teheran tetap mengemukakan bahwa program nuklirnya bertujuan damai.

Clinton mengatakan hari Jumat bahwa Teheran mempunyai kebiasaan yang sudah lama melakukan pengelabuan dan bantahan mengenai program nuklirnya. Dia juga mengatakan Amerika akan terus bekerjasama erat dengan sekutu-sekutunya untuk menjajaki cara-cara meningkatkan tekanan terhadap Iran. Dia mengatakan demikian dalam pertemuan puncak Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik atau APEC di Honolulu.

Juga hari Jumat, IAEA mengungkapkan lagi informasi mengenai Iran dalam menyampaikan laporan teknis kepada negara-negara anggota. Laporan berita mengatakan IAEA menunjukkan gambar-gambar satelit dan surat-surat untuk memperkuat argumentasinya bahwa ada aspek militer dalam program nuklir Iran.

Namun, utusan Iran untuk IAEA, Ali Asghar Soltanieh, membantahnya dan mengemukakan bahwa temuan itu merupakan pekerjaan intelijen yang kacau.

Dewan Keamanan PBB telah memberlakukan 4 babak sanksi terhadap Iran atas kegagalannya menghentikan kegiatan nuklir yang mencurigakan. Rusia dan Tiongkok telah mengutarakan keengganan mengenakan sanksi tambahan PBB terhadap Teheran.

XS
SM
MD
LG