Tautan-tautan Akses

AS

Kemunculan Badut-badut Seram di AS Ancam Maskot McDonald's


Ronald McDonald melambaikan tangan pada kerumunan orang di Parade Hari Thanksgiving Macy's di New York. (Foto: Dok)

Ronald McDonald melambaikan tangan pada kerumunan orang di Parade Hari Thanksgiving Macy's di New York. (Foto: Dok)

Laporan-laporan bermunculan tentang badut-badut yang menakut-nakuti orang di jalan atau menimbulkan kepanikan di media sosial.

Raksasa makanan siap saji Amerika, McDonald's, untuk sementara mengistirahatkan maskotnya seiring meningkatnya laporan mengenai kemunculan badut-badut yang menyeramkan di negara itu.

Penampilan Ronald McDonald, si badut berambut merah dengan sepatu kebesaran, akan dibatasi mulai sekarang.

Keputusan McDonald's Corporation ini dipicu terjadinya serangkaian lelucon dan usaha menakut-nakuti di seluruh negara yang melibatkan badut-badut yang menyeramkan.

Dimulai musim panas lalu di South Carolina, sejak itu laporan-laporan bermunculan tentang badut-badut yang menakut-nakuti orang di jalan atau menimbulkan kepanikan di media sosial.

Gejala di Amerika tampaknya memicu usaha meniru di Australia dan Selandia Baru, di mana polisi sudah menerbitkan peringatan keras atas upaya seperti ini.

Ronald McDonald telah membantu promosi perusahaan selama puluhan tahun dan dikaitkan dengan usaha-usaha amal McDonald's Corporation untuk membantu anak-anak yang sakit dan keluarga mereka. [jm]

XS
SM
MD
LG