Tautan-tautan Akses

AS

AS Tak Berencana Beri Iran Akses Bank-bank Amerika


Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner (foto: dok).

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner (foto: dok).

Berdasarkan sanksi-sanksi sekarang ini, Iran dilarang mengadakan kesepakatan langsung apapun dengan bank-bank dan badan-badan investasi Amerika.

Amerika mengatakan tidak berencana memberi Iran akses pada sistem keuangan Amerika dalam transaksi mata uang dolar apapun antara Iran dan perusahaan-perusahaan di negara-negara lain.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner mengatakan sanksi-sanksi tertentu harus dicabut terlebih dulu. Berdasarkan sanksi-sanksi sekarang ini, Iran dilarang mengadakan kesepakatan langsung apapun dengan bank-bank dan badan-badan investasi Amerika.

Toner merujuk pada komentar Presiden Barack Obama minggu lalu bahwa perusahaan-perusahaan yang ingin mengadakan kesepakatan dengan Iran dalam dolar bisa melakukannya lewat bank-bank Eropa.

Iran mengeluh ekonominya yang terpuruk belum mendapat manfaat apapun setelah sebagian sanksi dicabut menyusul kesediaan Iran membatasi program nuklirnya.

Presiden Obama mengatakan sejauh ini, Iran telah mematuhi isi ketentuan dalam perjanjian nuklir itu. Tapi Presiden Obama minggu lalu mengatakan tindakan-tindakan “provokatif” Iran mungkin membuat perusahaan-perusahaan menjauh.

“Ketika Iran meluncurkan misil balistik dengan slogan-slogan menyerukan penghancuran Israel, itu membuat perusahaan-perusahaan cemas” katanya. [my/al]

XS
SM
MD
LG