Tautan-tautan Akses

AS Pertimbangkan Serangan Pesawat Tanpa Awak di Afrika Utara


Militan anggota kelompok Al Qaida cabang Afrika utara atau AQIM menyandera beberapa warga Eropa (foto: dok).

Militan anggota kelompok Al Qaida cabang Afrika utara atau AQIM menyandera beberapa warga Eropa (foto: dok).

Harian Washington Post hari Selasa melaporkan Gedung Putih telah mengadakan pertemuan rahasia untuk mempertimbangkan serangan terhadap al-Qaida di Afrika utara.

Gedung Putih telah menolak untuk mengkonfirmasi atau menyangkal sebuah laporan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan apakah akan melancarkan atau tidak serangan pesawat tanpa awak terhadap cabang al-Qaida di Afrika Utara.

Harian Washington Post hari Selasa melaporkan Gedung Putih telah mengadakan pertemuan rahasia untuk mempertimbangkan tindakan sepihak terhadap al-Qaida di Islamis Magrebi itu atau AQIM.

Kelompok itu makin bercokol di Afrika Utara khususnya di Mali utara yang tahun ini jatuh ke tangan militan Islamis yang bersekutu dengan al-Qaida.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Tommy Vietor tidak mengomentari secara spesifik artikel surat kabar itu.

Dalam sebuah pernyataan Vietor mengatakan “Presiden Obama dengan jelas mengemukakan tentang tujuannya untuk memusnahkan jaringan al-Qaida dan kami bekerja ke arah tujuan itu setiap hari”. Ia menambahkan “kami tidak akan membicarakan secara spesifik mengenai setiap diskusi ini.

Harian Washington Post mengutip pejabat tinggi kontra terorisme Amerika yang mengatakan pembicaraan itu terfokus untuk membantu militer-militer regional memerangi al-Qaida. Tapi pejabat yang dikabarkan terlibat dalam pembicaraan itu menambahkan mereka kini juga mengkaji kemungkinan intervensi langsung Amerika jika kelompok teror itu tidak terbendung.

Juru bicara Pentagon, George Little mengatakan situasi itu kini dipantau dan Amerika siap membantu negara-negara di kawasan itu.

Amerika kerap menggunakan pesawat tanpa awak untuk menyerang sasaran-sasaran terkait al-Qaida di Pakistan, Somalia dan negara-negara lainnya.
XS
SM
MD
LG