Tautan-tautan Akses

AS

Anggota DPR AS Pertanyakan Pengadilan Tersangka Teroris


Ketua Komisi Intelijen DPR AS, Mike Rogers (foto: dok).

Ketua Komisi Intelijen DPR AS, Mike Rogers (foto: dok).

Anggota DPR AS Mike Rogers mengatakan para tersangka teroris seharusnya ditahan di pangkalan militer Amerika di Guantanamo Kuba.

Seorang anggota senior DPR Amerika Mike Rogers mengatakan para tersangka teroris – termasuk tertuduh pemimpin serangan mematikan terhadap konsulat Amerika di Benghazi Libya tahun 2012 lalu – seharusnya ditahan di pangkalan militer Amerika di Guantanamo Kuba.

Mike Rogers yang juga ketua Komite Inteljen DPR hari Minggu mengatakan kepada CNN, Ahmed Abu Khatallah seharusnya diperlakukan sebagai kombatan musuh dan bukan sebagai pelaku kriminal di Amerika. Ditambahkannya, berpandangan bahwa Khatallah adalah pelaku kriminal akan sangat merugikan dan mengurangi kemampuan pejabat-pejabat Amerika untuk mendapatkan informasi inteljen dari tersangka teroris itu.

Khatallah mengaku tidak bersalah atas tuduhan-tuduhan melakukan aksi teror yang disampaikan di pengadilan federal di Washington DC hari Sabtu.

Mike Rogers mengatakan Khatallah “tidak mau bekerjasama dengan petugas pemeriksanya”.

Amerika menuduh Khatallah memimpin konspirasi serangan 11 September 2012 yang menewaskan Duta Besar Amerika Christopher Stevens dan tiga warga Amerika lainnya di Benghazi Libya.

Kejahatan ini dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, tetapi pemerintah Amerika diperkirakan akan mengajukan tuduhan-tuduhan tambahan yang bisa mendorong dijatuhkannya hukuman mati.

Khatallah dijadwalkan akan dihadapkan ke persidangan hari Rabu mendatang.

XS
SM
MD
LG