Tautan-tautan Akses

AS

Tertuduh Serangan Maut di Benghazi Bantah Tuduhan Terorisme


Jaksa AS untuk District of Columbia Ronald Machen (kiri) dan anggota timnya meninggalkan pengadilan federal setelah sidang dengar keterangan Ahmed Abu Khatallah di Washington 28 Juni 2014.

Jaksa AS untuk District of Columbia Ronald Machen (kiri) dan anggota timnya meninggalkan pengadilan federal setelah sidang dengar keterangan Ahmed Abu Khatallah di Washington 28 Juni 2014.

Tertuduh pemimpin serangan maut tahun 2012 terhadap Konsulat Amerika di Benghazi, Libya, Ahmed Abu Khatallah membantah semua tuduhan terorisme yang ditimpakan padanya di pengadilan federal di Washington.

Ia diterbangkan dengan helikopter dengan satu kapal Angkatan Laut Amerika ke Washington hari Sabtu.

Pada sidang dengar keterangan di pengadilan hari Sabtu (28/6), Khatallah dituduh berkomplot menyediakan bantuan kepada teroris yang berakhir dengan jatuhnya korban jiwa. Tuduhan itu bisa berakhir dengan hukuman seumur hidup penjara. Pemerintah Amerika diduga akan mengajukan tuduhan tambahan yang dapat membuatnya diancam hukuman mati.

Amerika menuduh Khatallah pemimpin gerombolan yang menyerang dan menewaskan duta besar Amerika, Christopher Stevens dan tiga orang Amerika lainnya dua tahun lalu.

Tuduhan itu diancam hukuman penjara seumur hidup, tetapi pemerintah diperkirakan akan mengajukan tuduhan-tuduhan tambahan yang dapat membuatnya diancam hukuman mati.

Khatallah dijadwalkan kembali hadir di pengadilan pada hari Rabu.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG