Tautan-tautan Akses

Air Capai Bangkok, 342 Tewas akibat Banjir di Thailand


Air setinggi lutut menggenangi pinggiran kota Bangkok setelah pemerintah membuka pintu-pintu air (21/10).

Air setinggi lutut menggenangi pinggiran kota Bangkok setelah pemerintah membuka pintu-pintu air (21/10).

Air menggenang setinggi lutut di beberapa tempat setelah kanal-kanal luber di distrik Lak-Si, Bangkok utara, sekitar 16 kilometer dari pusat kota.

Korban tewas akibat banjir di Thailand mencapai 342 dan air banjir mulai mencapai beberapa bagian pinggir kota Bangkok.

Perdana Menteri Yingluck Shinawatra hari Jumat mendesak penduduk ibukota Thailand agar memindahkan barang-barang mereka ke tempat yang lebih tinggi, tapi meminta mereka tidak panik.

Air menggenang setinggi lutut di beberapa tempat setelah kanal-kanal luber di distrik Lak-Si, Bangkok utara, sekitar 16 kilometer dari pusat kota.

Banyak penduduk Bangkok bergegas menimbun makanan dan air minum, sementara penduduk yang kebanjiran di Bangkok utara sudah mengungsi.

Perdana menteri juga memberlakukan undang-undang bencana alam yang memberinya wewenang untuk menerapkan rencana bantuan bencana nasional dan mengadili pejabat-pejabat yang tidak mengikuti perintahnya.

Banjir terburuk dalam 50 tahun itu merugikan industri dan pertanian Thailand di sepertiga negara itu.

XS
SM
MD
LG