Tautan-tautan Akses

Presiden Suriah akan Cabut UU Darurat


Sekelompok perempuan berdemonstrasi, Minggu (17/4), di Baida menntut pembebasan ratusan warga setempat yang ditangkap secara massal.

Sekelompok perempuan berdemonstrasi, Minggu (17/4), di Baida menntut pembebasan ratusan warga setempat yang ditangkap secara massal.

Pencabutan UU darurat ini merupakan salah satu tuntutan utama para demonstran yang telah turun ke jalan-jalan di Suriah belakangan ini.

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan akan mencabut UU status darurat yang sudah berlaku di negaranya selama puluhan tahun.

Ia mengumumkan hal ini, Sabtu, dalam pidatonya di kabinet yang disiarkan ke seluruh penjuru Suriah. Demonstran anti-pemerintah telah menyampaikan tuntutan mereka agar pemerintah mencabut UU darurat tersebut. UU status darurat di Suriah memberikan wewenang bagi pasukan keamanan untuk melakukan penangkapan dan penahanan.

Assad mengatakan stabilitas Suriah menjadi prioritas, namun mengakui bahwa pasukan keamanan membutuhkan pelatihan tambahan dalam menangani demonstrasi.

Presiden Assad mengatakan pengangguran, terutama di kalangan generasi muda, tetap menjadi masalah terbesar bagi Suriah. Kaum muda yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan menjadi frustrasi, kata Assad, dan dalam kata-katanya, “menjauh dari aspirasi negara”. Ia mendesak kabinet baru Suriah untuk mengembangkan berbagai langkah yang dapat menciptakan lebih banyak pekerjaan.

Sabtu pagi, ribuan pelayat menghadiri pemakaman seorang pria yang, menurut demonstran, ditembak pasukan pro-pemerintah dalam sebuah unjuk rasa hari Minggu lalu. Beberapa orang yang hadir dalam pemakaman di kota Banias meneriakkan slogan-slogan pro-demokrasi.

XS
SM
MD
LG