Warga Iran Makamkan 3 Orang yang Dibunuh Pasukan Keamanan

Ratusan warga kota Kazerun, Iran, Rabu (23/5) menghadiri pemakaman tiga warga kota yang meninggal dalam bentrokan dengan pasukan keamanan.

Penduduk kota di Iran bagian selatan memakamkan tiga orang yang menurut mereka dibunuh pasukan keamanan dalam konfrontasi kekerasan pekan lalu.

Penduduk Kazerun berbagi foto pemakaman Rabu dengan VOA Bahasa Persia. Foto-foto kerumunan besar di pemakaman setempat menunjukkan ratusan orang hadir.

Dalam salah satu klip video, pelayat bersumpah untuk melakukan pembalasan untuk tiga orang yang menurut warga, tewas oleh pasukan keamanan Iran yang menghadapi pengunjuk-rasa anti-pemerintah, Rabu (23/5) malam hingga Kamis pagi.

Hakim tertinggi provinsi Fars, di mana Kazerun terletak mengatakan, hanya dua orang yang tewas dalam kekerasan. Pernyataan Ali al-Qasimim itu dilaporkan oleh media pemerintah Iran, Jumat.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menanggapi berita kekerasan di Kazerun itu dengan membantah jumlah korban tewas resmi Iran dalam tweet Jumat. Dia mengatakan ada "3 tewas" di antara orang-orang Iran yang berdemonstrasi menentang apa yang disebutnya "pemerintah Iran yang menindas".

Tidak jelas mengapa pemakaman bagi mereka yang tewas di Kazerun diadakan hampir seminggu setelah kekerasan itu. Dalam tradisi Islam, jenazah dikuburkan sesegera mungkin setelah kematian. Namun pihak berwenang Iran biasanya mengirim jenazah orang-orang yang tewas dalam situasi yang mencurigakan kepada para ahli medis untuk pemeriksaan sebelum menyerahkan jenazah itu kepada anggota keluarga.

Kekerasan pekan lalu dimulai setelah ratusan warga Kazerun berunjuk rasa dengan damai pada 16 Mei memrotes rencana pemerintah mengubah sebagian wilayah kotamadya mereka menjadi sebuah kota baru. [ps/ds]