Wapres AS Berusaha Yakinkan Sekutu-sekutu di Asia soal Keamanan

Wakil Presiden AS Mike Pence bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe di Tokyo, Selasa (18/4).

Wakil Presiden Amerika Mike Pence berupaya meyakinkan sekutu-sekutu di Asia mengenai keamanan, sambil mendesakkan perimbangan perdagangan.

Wakil Presiden Amerika Mike Pence tiba di Jepang Selasa (18/4) untuk membahas meningkatnya ketegangan regional sehubungan ancaman nuklir Korea Utara dan hubungan perdagangan setelah Amerika menarik diri dari Kemitraan Trans Pasifik atau TPP.

Wakil Presiden Pence bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe untuk makan siang di mana mereka memusatkan perhatian pada masalah keamanan sebelum bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Taro Aso untuk membahas ekonomi.

Seperti yang dilakukannya di Korea Selatan, Wakil Presiden Pence meyakinkan Jepang mengenai tekad Amerika untuk mengendalikan ambisi nuklir dan rudal Korea Utara.

Pence menekankan lagi bahwa era kesabaran strategis telah selesai, dan semua opsi ada dipertimbangkan, termasuk kemungkinan penggunaan pasukan militer.

“Seperti yang dikatakan sendiri oleh Presiden Amerika, Donald Trump kalau dia di sini, saya jelaskan kepada Anda, Bapak Perdana Menteri (Shinzo Abe) dan seluruh rakyat Jepang, kami bersama Anda 100 persen," kata Pence ke Abe.

Uji coba misil balistik yang berulang kali dilakukan oleh Korea Utara pada tahun lalu semuanya diarahkan ke Jepang.

Kedua pemimpin menggarisbawahi peran penting China dalam berhubungan dengan sekutunya Pyongyang yang memiliki ketergantungan ekonomi, dan perlunya meyakinkan kepemimpinan di Beijing agar memainkan peran lebih besar, demikian menurut

Wakil Menteri Kabinet Jepang, Koichi Hagiuda.

Perdana menteri Jepang menegaskan kembali dukungannya bagi kebijakan Trump yang hendak meningkatkan upaya ekonomi dan diplomatik dengan postur pertahanan yang lebih kuat. [sp/jm]