Varian Baru Covid-19 Menyebar ke Seluruh Dunia

Para petugas medis memindahkan seorang pasien dari ambulans di Royal London Hospital di tengah pandemi virus corona (COVID-19) di London, Inggris, Minggu, 10 Januari 2021.

Menurut berbagai laporan berita pada Minggu (10/1), virus Covid-19 varian Inggris, yang kata para ilmuwan lebih menular, telah ditemukan di Perancis dan Rusia.

Rusia, yang memiliki lebih dari 3 juta kasus virus corona, telah menangguhkan penerbangan dari Inggris hingga 13 Januari dan mewajibkan isolasi dua minggu bagi pelawat yang datang dari Inggris.

Sementara itu, Inggris terus berjuang menghadapi lonjakan kasus dan kematian akibat Covid-19, penyakit yang disebabkan virus corona. Banyak rumah sakit penuh, sementara lockdown atau karantina wilayah diberlakukan.

“Kenyataannya adalah kita akan kehabisan tempat tidur bagi para pasien dalam beberapa pekan ke depan apabila penyebaran virus tidak berkurang secara drastis," kata Wali Kota London Sadiq Khan pada akhir pekan.

Varian Inggris dari virus tersebut telah ditemukan di 45 negara dan di sedikitnya delapan negara bagian AS. Sebuah varian lain dari virus itu yang berasal dari Afrika Selatan telah ditemukan di Irlandia pada Minggu (10/1).

Sebuah varian baru ketiga telah ditemukan di Jepang pada pengunjung dari Brazil.

Takaji Wakita, kepala Institut Penyakit Menular Nasional Jepang, pada Minggu (10/1) mengatakan varian yang baru ditemukan itu berbeda dari varian yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan, tapi ketiganya memiliki mutasi serupa. [vm/pp]