17 Tewas, Puluhan Hilang dalam Kecelakaan Kapal Dekat Bali

Tim penyelamat mengevakuasi korban kapal tenggelam di Sungai Kapuas. (Foto: Ilustrasi)

Para petugas menghentikan pencarian saat matahari tenggelam, setelah hanya delapan dari 49 penumpang yang dapat diselamatkan.

Sedikitnya 17 orang dari sebuah pesta pernikahan, termasuk tiga anak-anak, telah tewas setelah sebuah kapal tenggelam saat menuju Bali, menurut seorang petugas.

Dua lusin orang masih hilang.

Para petugas Rabu (8/10) menghentikan pencarian saat matahari tenggelam, setelah hanya delapan dari 49 penumpang yang dapat diselamatkan. Sebanyak 24 lainnya masih hilang.

"Pencarian dihentikan malam hari karena ombak besar dan hari gelap," ujar juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, menambahkan bahwa seorang anak berusia dua tahun termasuk korban tewas.

Kapal motor kayu itu rusak Selasa setelah meninggalkan Jawa Timur Senin.

"Mesin dan pompa airnya rusak, jadi kapal dipenuhi air dan tenggelam," ujar Sutopo.

Para petugas sebelumnya mengatakan kapten kapal sempat meminta tolong pihak berwenang setelah kapal rusak. Semua penumpang diyakini berasal dari Indonesia.

Delapan penyintas diselamatkan dengan helikopter. Beberapa kapal dikirim oleh tim pencarian dan nelayan diberi peringatan. Tidak jelas apakah kedua pengantin ada di kapal, tapi sejumlah anggota keluarga termasuk dari penumpang. (AFP)