Taliban Serang Bandara Kabul

Pasukan keamanan Afghanistan dalam pertempuran dengan militan Taliban di Kabul hari Kamis (17/7).

Serangan pemberontak Taliban terhadap bandara internasional Kabul di Afghanistan tampaknya telah berakhir lebih dari empat jam setelah serangan dimulai.

Berbagai laporan dari Kabul mengutip para pejabat keamanan Afghanistan yang mengatakan mereka menguasai fasilitas tersebut dan bahwa semua pemberontak yang terlibat dalam serangan itu tewas.

Penduduk setempat, Jahangar Khan, mengatakan, serangan dimulai dengan tembakan roket dari gedung-gedung yang tak berpenghuni ke arah bandara, dan kemudian pasukan Afghanistan mulai balas menembak. Ia mengatakan sebuah mobil di jalan terkena tembakan dan meledak.

Kepala kepolisian Kabul Mohammad Zahir mengatakan bandara tidak mengalami kerusakan, dan seorang polisi mengalami luka ringan. Pesawat-pesawat dialihkan ke bandara lainnya.

NATO memiliki sebuah pangkalan operasionl besar di bandara itu untuk Pasukan Bantuan Keamanan Internasional yang berjuang memerangi militan di Afghanistan. Para pejabat NATO menyatakan mengetahui serangan tersebut tidak dapat memberikan rinciannya.

Ini merupakan insiden kekerasan besar ke-dua yang dilaporkan pekan ini di Afghanistan. Hari Selasa, sebuah bom mobil meledak di pasar yang ramai di provinsi Paktika, Afghanistan Timur, menewaskan 43 orang.

Kekerasan itu terjadi bersamaan dengan dimulainya audit kertas suara dari penghitungan ulang suara pada pemilihan presiden bulan lalu yang diperdebatkan. Audit tersebut diperkirakan berlangsung selama beberapa pekan.