Serangan Bunuh Diri dan Ledakan Bom Tewaskan 40 di Afghanistan

TKPi serangan bom bunuh diri di Kunduz, Afghanistan utara, Senin (14/3).

Di antara para korban di Kunduz adalah tentara dan sukarelawan yang ingin bergabung dengan militer, dan juga warga sipil, termasuk sejumlah anak-anak.

Seorang pembom bunuh diri Taliban meledakkan dirinya di sebuah kantor perekrutan calon anggota militer di provinsi Kunduz, Afghanistan utara, Senin, menewaskan sekurang-kurangnya 36 orang dan mencederai lebih 42 lainnya.

Para pejabat setempat mengatakan di antara para korban adalah tentara dan sukarelawan yang ingin bergabung dengan militer, dan juga warga sipil, termasuk beberapa anak-anak. Taliban mengklaim bertanggung jawab atas pemboman tersebut.

Kedutaan Amerika di Kabul mengutuk keras pemboman tersebut, menyebutnya sebagai serangan yang keji. Sementara itu, Presiden Afghanistan Hamid Karzai menyebut serangan itu kejahatan yang serius dan tindakan teror yang tidak dapat dimaafkan terhadap warga yang ingin bergabung dengan militer untuk melindungi negara dan keutuhan wilayah mereka.”

Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan musuh-musuh Afghanistan terancam oleh militer Afghanistan yang kuat dan karena itu telah menyerang orang-orang yang bekerja untuk mengamankan masa depan negaranya.