Sedikitnya Delapan Tewas Akibat Banjir Bandang di Italia Tengah

Orang-orang mengarungi air pasang di dekat Jembatan Rialto di Venesia, Italia, 23 Desember 2019. Sedikitnya delapan orang tewas akibat hujan lebat semalam dan banjir di kawasan Marche, Italia Tengah, pada 16 September 2022. (Foto: AP)

Sedikitnya delapan orang tewas akibat hujan lebat semalam dan banjir di kawasan Marche, Italia Tengah, kata pihak berwenang, Jumat. Sementara itu petugas penyelamat masih mencari empat orang yang hilang.

Hujan dengan curah sekitar 400 milimeter turun dalam dua hingga tiga jam, merendam jalan-jalan di beberapa kota di sekitar ibu kota Marche, Ancona, di pesisir Adriatik. “Ini seperti gempa,” kata Ludovico Caverni, wali kota Serra Sant'Abbondio, kepada radio pemerintah RAI.

Rekaman yang dirilis pasukan pemadam kebakaran menunjukkan para petugas di rakit berupaya mengevakuasi warga di kota tepi laut, Senigallia, sementara yang lainnya berupaya membersihkan puing-puing di jalan terowongan bawah tanah.

BACA JUGA: Italia Dilanda Hujan, Venesia Siaga

Stefano Aguzzi, kepala badan perlindungan sipil pemerintah daerah Marche, mengatakan, hujan turun lebih deras daripada yang diperkirakan.

“Kami diberi peringatan normal untuk hujan, tetapi tidak seorang pun yang mengira hal seperti ini,” katanya kepada wartawan.

Kepala badan perlindungan sipil nasional Fabrizio Curcio bertolak menuju Ancona untuk menilai kerusakan, sedangkan para ketua partai yang sedang berkampanye untuk pemilu 25 September di Italia menyatakan solidaritas mereka.

Enrico Letta, Ketua Partai Demokrat yang berhaluan kiri-tengah menyatakan akan menangguhkan kampanyenya di Marche “sebagai tanda berkabung” dan untuk memungkinkan para aktivis lokalnya berpartisipasi penuh dalam upaya-upaya membantu masyarakat yang dilanda banjir. [uh/ab]