Putra Politisi Tiongkok Bantah Hidup Mewah di Luar Negeri

Mantan pemimpin partai komunis Chongqing, Bo Xilai (kanan) dan anaknya Bo Guagua berpose di depan foto ayahnya, politisi partai komunis, Bo Yibo (Foto: dok). Bo Guagua, membantah tuduhan terkait pembiayaan kehidupan mewah dan pendidikannya di luar negeri.

Putra politisi Tiongkok Bo Xilai membela dirinya terhadap tuduhan bahwa gaya hidup mewah dan pendidikannya di luar negeri dibiayai dari hasil korupsi keluarga.
Dalam pernyataan yang dimuat hari Selasa dalam suratkabar 'Harvard Crimson', Bo Guagua mengatakan biaya kuliah dan kehidupannya di Harvard dan Universitas Oxford diperoleh dari beasiswa yang dan tabungan ibunya.

Bo juga membantah laporan media bahwa ia pernah menjemput putri Jon Huntsman, mantan dutabesar Amerika di Beijing, untuk makan malam dengan mobil Ferari merah bulan November. Bo mengemukakan ia 'belum pernah menyetir Ferrari', dan tidak pernah pergi ke kedutaan Amerika di Beijing sejak tahun 1998.

Ayah Bo telah diberhentikan dari jabatan tinggi Partai Komunis atas tuduhan melanggar disiplin partai, sementara ibunya, Gu Kailai, sedang diselidiki sehubungan dengan pembunuhan seorang pengusaha Inggris.

Dalam pernyataannya, Bo Guagua tidak menanggapi masalah orang tuanya, tetapi ia mengatakan ia merasa terpaksa menanggapi sejumlah desas-desus mengenai kehidupan pribadinya.