Presiden Perancis Emmanuel Macron hari Kamis (12/4) mengancam akan menutup masjid yang "tidak menghormati hukum republik."
Macron membuat pernyataan tersebut dalam wawancara dengan lembaga penyiaran Perancis TF1. Ia juga menginginkan pembiayaan internasional masjid-masjid yang terletak di wilayah Perancis untuk "diatur di bawah kendali negara dan transparan".
Macron bersikeras akan terus melanjutkan reformasi layanan kereta api dan rencana-rencana lainnya yang memecah belah meskipun ada pemogokan yang melumpuhkan dan ada kekhawatiran ia sedang menghapus perlindungan pekerja yang dengan susah payah diperjuangkan.
Kepresidenan Macron mendapat tantangan di berbagai bidang, tetapi ia berjanji untuk mempercepat derap perubahan "karena dunia disekeliling” Perancis berubah dengan cepat." [my/al]