Pemimpin Milisi Perbatasan AS Bisa Dikenai Lebih Banyak Dakwaan

Mobil polisi terlihat sedang berpatroli di dekat pagar perbatasan AS-Meksiko di Sunland Park, New Mexico, 4 Januari 2016. (Foto: dok).

Pemimpin kelompok milisi sipil bersenjata yang dituduh telah menahan pelintas batas ilegal di perbatasan Meksiko-AS, mengikuti sidang hari Senin (22/4). Dia menghadapi tuduhan sebagai penjahat yang memiliki senjata api dan amunisi.

Larry Mitchell Hopkins (69), ditangkap di kota perbatasan Sunland Park, New Mexico, karena adanya pengaduan federal.

Larry Mitchell Hopkins di penjara Dona Ana County, Las Cruces, New Mexico, 20 April 2019.

Tuduhan itu berasal dari penemuan senjata di kediaman Hopkins pada tahun 2017, setelah FBI diberitahu tentang aktivitas “yang diduga sebagai milisi ekstrimis” yang terkait dengan Hopkins, menurut pengaduan pengadilan federal yang diumumkan hari Senin. Kantor Kejaksaan Amerika Serikat di New Mexico tidak mengungkapkan mengapa ada penundaan dakwaan terhadap Hopkins.

Hopkins adalah pemimpin United Constitutional Patriots (UCP), salah satu dari beberapa milisi sipil yang beroperasi di sepanjang perbatasan selatan Amerika. Di halaman Facebook-nya, UCP mengklaim kelompok itu merupakan sekelompok “orang Amerika yang percaya pada konstitusi dan hak-hak setiap orang Amerika yang akan memperjuangkan hak mereka dalam kesatuan dan membantu menjaga keamanan Amerika.”

Jim Benvie, juru bicara untuk UCP, mengatakan kelompok itu hanya membantu agen-agen Patroli Bea Cukai dan Perbatasan AS dan polisi setempat, dan bahwa para anggota UCP membawa senjata untuk pertahanan diri dan tidak pernah mennodongkan senjata pada para migran, seperti yang dituduhkan. [lt]