Pakistan Pulihkan Sebagian Hubungan Dagang dengan India

Menteri Keuangan Pakistan Hamad Azhar

Pakistan mencabut larangan selama hampir dua tahun atas impor kapas dan gula dari India, Rabu (31/3) di tengah mencairnya hubungan secara bertahap antara dua negara tetangga yang bersaing dalam persenjataan nuklir.

Kepada wartawan di Islamabad, Menteri Keuangan Hamad Azhar mengemukakan pemerintah mengizinkan para importir untuk segera membeli kapas dan 500.000 ton gula putih dari pemasok India untuk menjaga agar harga domestik tetap terkendali.

“Harga gula relatif jauh lebih rendah di India. Jadi, kami memutuskan untuk membuka kembali perdagangan gula dengan India sekaligus mengizinkan sektor swasta mengimpor 500.000 ton,” kata Azhar setelah memimpin pertemuan Komite Koordinasi Ekonomi Federal yang mengambil keputusan.

BACA JUGA:

PM Pakistan Puji Rencana Perdamaian Biden

Azhar membela keputusan itu, dengan mengatakan "tidak ada salahnya membuka kembali perdagangan" dengan India jika itu membantu menurunkan harga bagi warga Pakistan yang terbebani secara ekonomi. Ia menjelaskan "jika situasi diperlukan," pemerintah juga dapat memutuskan untuk mencabut larangan impor lain dari India.

Keputusan Pakistan hari Rabu terkait pembukaan kembali sebagian perdagangan bilateral datang sehari setelah Perdana Menteri Imran Khan membalas surat mitranya dari India, menyatakan bahwa rakyat Pakistan "menginginkan hubungan damai dan kooperatif" dengan India.

Perdana Menteri India Narendra Modi dalam suratnya yang dikirim minggu lalu menyampaikan ucapan selamat kepada Pakistan sehubungan perayaan hari nasional negara itu. [mg/jm]