Myanmar Tangkap 362 Orang pasca Kekerasan di Mandalay

Polisi Myanmar melakukan patroli di kawasan permukiman Muslim di Mandalay, Myanmar (4/7).

Aksi kekerasan Selasa (1/7) ketika 300 warga Budha menyerbu kedai seorang warga Muslim yang dituduh memperkosa perempuan Budha.

Pihak berwenang di Myanmar mengatakan telah menangkap sedikitnya 362 orang setelah aksi kekerasan sektarian di Mandalay, yang menewaskan dua orang dan melukai puluhan lainnya pekan lalu.

Polisi di pusat kota Mandalay hari Senin (7/7) mengatakan sebagian besar ditahan karena melanggar perintah jam malam, yang diberlakukan untuk mencegah aksi kekerasan. Polisi menambahkan lebih dari 100 orang telah dibebaskan dengan peringatan.

Tetapi Kepala Polisi Mandalay Zaw Min Oo mengatakan kepada VOA, polisi masih mencari tersangka yang terlibat dalam pembunuhan itu.

Aksi kekerasan terjadi Selasa (1/7) ketika sekitar 300 warga Budha menyerbu sebuah kedai teh milik seorang warga Muslim yang dituduh memperkosa seorang perempuan Budha.

Presiden Myanmar Thein Sein hari Selasa mengingatkan pemerintahnya tidak akan mentolerir kekerasan lebih jauh.

Pihak berwenang telah memberlakukan jam malam di tujuh kabupaten di Mandalay dan ribuan personil keamanan diterjunkan setelah aksi kekerasan pekan lalu.