Malaysia Ekstradisi Peretas dari Kosovo ke Amerika

Kepala Kepolisian Nasional Malaysia Khalid Abu Bakar dalam sebuah konferensi pers di Wang Kelian, Malaysia, Mei 2015.

Pria itu berhubungan dengan seorang pemimpin senior ISIS di Suriah dan dituduh menyediakan informasi mengenai anggota militer AS setelah meretas beberapa server.

Pihak berwenang Malaysia dan Amerika mengatakan seorang warga Kosovo telah ditangkap di Kuala Lumpur karena melakukan peretasan komputer dan kabarnya menyediakan informasi mengenai anggota militer Amerika kepada kelompok Negara Islam (ISIS).

Kepala Kepolisian Nasional Malaysia Khalid Abu Bakar mengatakan pria tersebut, yang berusia 20-an, ditangkap tanggal 15 September. Khalid mengatakan penyelidikan awal menunjukkan pria itu berhubungan dengan seorang pemimpin senior ISIS di Suriah dan dituduh menyediakan informasi mengenai anggota militer Amerika setelah meretas beberapa server.

Khalid mengatakan dalam pernyataan Kamis malam (15/10) bahwa pria itu, yang memasuki Malaysia bulan Agustus 2014 untuk melanjutkan kuliahnya, akan diekstradisi ke Amerika Serikat.

Dalam pernyataan terpisah, Departemen Luar Negeri Amerika menyebut nama pria itu Ardit Ferizi, yang diyakini pemimpin organisasi peretas Internet Kosovo. [gp]