Bill Liddle: Jokowi Berpeluang Besar dalam Pilpres 2014

  • Made Yoni

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi, dinilai berpeluang besar memenangkan pilpres 2014 (foto: dok).

Dalam diskusi di Washington DC, Kamis (4/12), Profesor Bill Liddle mengatakan, popularitas kandidat yang diunggulkan dan dicalonkan akan berpengaruh pada pemilihan anggota DPR demikian pula kemenangan partai.
Menjelang pemilu DPR bulan April dan pemilihan presiden Indonesia bulan Juli 2014, banyak pertanyaan muncul mengenai peluang partai peserta pemilu dan nama-nama calon presiden.

Profesor Emeritus R. William Liddle, pakar politik Asia Tenggara khususnya Indonesia dari Ohio State University menyampaikan pandangannya berdasarkan temuan riset terbaru.

Profesor R. William atau Bill Liddle, hari Kamis (4/12) di Washington DC dalam forum diskusi terbuka United States Indonesia Society (USINDO) mengenai Peluang Partai dan Kandidat dalam Pemilu Indonesia tahun 2014 mengatakan Jokowi berpeluang besar dalam pemilu presiden mendatang.

Profesor William Liddle atau Bill Liddle, pakar politik Asia Tenggara dari Ohio State University (foto: VOA/Made Yoni).

“Menurut survei yang dilakukan oleh beberapa perusahaan survei termasuk Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) di mana saya juga berperan di dalamnya, kami melihat kecenderungan bahwa Jokowi sedang naik pesat dalam kecenderungan orang Indonesia untuk menjadi presiden untuk tahun depan,” kata Liddle.

Popularitas kandidat yang diunggulkan dan dicalonkan menurut Profesor Bill Liddle akan berpengaruh pada pemilihan anggota DPR demikian pula kemenangan partai.

Ia menambahkan, “Kalau Jokowi dicalonkan oleh PDIP sebelum pemilu, PDIP akan mendapat suara yang jauh lebih besar dibandingkan kalau ia tidak dicalonkan, bagi saya itu hasil survei kami yang paling menarik”.

Profesor Bill Liddle juga mengatakan berdasarkan pengalaman pemilu sebelumnya besar kemungkinannya perolehan suara partai-partai peserta pemilu, seperti Partai Golkar, Demokrat, PDI, PDIP, PKS, PKB dan Gerindra akan tergantung pada calon presidennya. Ia memprediksikan partai-partai yang mendapat suara besar dalam pemilu mendatang.

“Jadi kira-kira mengingatkan kita pada pemilu tahun 1999, pemilu pertama dalam era demokrasi di Indonesia, ketika PDIP mendapat sekitar 37 % juga dari seluruh suara, jadi kira-kira seperti itulah, kalau sudah diketahui oleh pemilih bahwa Jokowi akan dicalonkan oleh PDIP sebagai Presiden, setelah itu Golkar dan Gerindra, dan Partai Demokrat saya kira partai yang mendapat cukup banyak suara, setelah itu partai-partai Islam”.

Peluang Prabowo dari Partai Gerindra menurut Profesor Bill Liddle juga akan terkait dengan pencalonan Jokowi.

Ia menjelaskan, “Menurut hasil survei kami kalau Jokowi tidak dicalonkan oleh PDIP sebagai calon presiden ada peluang bagi Prabowo untuk menjadi presiden dan dialah yang akan mengungguli calon-calon lain seperti Aburizal Bakri, atau siapa saja yang akan dicalonkan oleh Partai Demokrat”.

Berdasarkan survei yang diadakan bulan Oktober lalu oleh SMRC, Profesor Bill Liddle mengatakan kriteria yang dianggap paling penting oleh masyarakat Indonesia bagi calon presidennya adalah jujur, perhatian kepada rakyat, kemampuan memimpin, tegas dan berwibawa.