Kota Sevilla Spanyol Pertahankan Tradisi Pembuatan Selai Jeruk untuk Ratu Inggris

Jeruk-jeruk dari kota Sevilla banyak diekspor ke Inggris untuk dibuat selai atau "marmalade".

Ketika musim semi tiba di kota Sevilla, Spanyol, kota ini dipenuhi dengan aroma bunga jeruk yang khas. Kota di Spanyol ini memiliki sekitar 50.000 pohon jeruk. Buah dipetik dengan tangan setiap tahun untuk menumbuhkan bunga baru. Sebagian jeruk dari Istana Raja Alcazar ini mungkin akan menjadi selai di roti untuk sarapan pagi Ratu Inggris.

Istana Alcazar di Sevilla dulunya adalah benteng Moor yang masuk dalam daftar bangunan yang dilestarikan oleh UNESCO. Istana ini memiliki kaitan sejarah dengan keluarga kerajaan Inggris.

Satu peti jeruk Sevilla sudah dijadikan selai di kediaman duta besar Inggris untuk Spanyol dan Andorra dan akan dikirim untuk Ratu Elizabeth II sebagai hadiah.

Manuel Hurtado dari Istana Alcazar mengatakan, "Jeruk ini berasal dari istana kerajaan, dari istana kerajaan tertua yang pernah digunakan di dunia. Yang membuat jeruk ini sangat istimewa adalah sejarahnya. Seperti semua jeruk Sevilla, ada campuran rasa pahit dan rasa manis. Itu yang menjadikannya sangat istimewa dan enak untuk dijadikan selai."

Kata Spanyol untuk selai adalah 'mermelada', jadi bukan kebetulan bahasa Inggris untuk selai yang terbuat dari jeruk adalah 'marmalade'.

BACA JUGA: Limbah Jeruk di Kota Tua Seville Diolah Menjadi Listrik

Istana Alcazar dikelilingi taman sekitar 7.000 meter persegi dengan sekitar 1.053 pohon jeruk. Beberapa pohon di sana umurnya sudah berabad-abad dan merupakan bagian unik dari sejarah kota.

Kota Sevilla mulai memberikan jeruk kepada bangsawan Inggris di bawah pemerintahan Ratu Victoria ketika cucunya Victoria Eugenie dari Battenberg menikah dengan anggota keluarga istana Bourbon, Spanyol.

Eugine mencicipi jeruk dari kebun Istana Alcazar kemudian mengirimkannya sebagai hadiah kepada neneknya.

Manuel Hurtado menambahkan, “Saat ini, hampir semua keluarga kerajaan Eropa punya hubungan darah satu sama lain. Secara khusus, hubungan antara keluarga kerajaan Spanyol dan keluarga kerajaan Inggris bermula dari (raja) Alfonso XIII ketika ia menikah dengan Victoria Eugenie dari Battenberg. Jadi ketika tradisi mengirim jeruk pahit dari istana Istana Alcazar (Sevilla) ke London dimulai, Istana Buckingham mulai membuat selai jeruk pahit Sevilla."

Istana kuno Alcazar di Sevilla dibangun pada abad ke-12, awalnya adalah benteng Moor. Raja Katolik Spanyol dulu tinggal di istana ini yang dikelilingi taman-tamannya yang megah.

Walikota Sevilla, Juan Espadas, mengatakan menghidupkan kembali tradisi lama ini membantu mempromosikan kota tersebut ke luar negeri. "Tidak diragukan lagi, Inggris atau Prancis khususnya merupakan negara yang banyak mendatangkan turis ke Spanyol dan Sevilla. Jadi, seperti mengaitkan rasa, pengalaman yang mereka peroleh ketika berkunjung ke mari dengan melakukan kegiatan sehari-hari, misalnya sarapan dengan selai."

Your browser doesn’t support HTML5

Kota Sevilla Spanyol Pertahankan Tradisi Pembuatan Selai Jeruk untuk Ratu Inggris


Kedutaan Inggris di Madrid menerima beberapa jeruk Sevilla dari Istana Alcazar. Duta besar Inggris untuk Spanyol dan Andorra, Hugh Elliot bahkan terjun sendiri ke dapur membuat selai jeruk yang pantas bagi seorang ratu.

Ia mengunggah ke media sosial untuk menawarkan kelas master pembuatan selai jeruk dengan menggunakan resep keluarga. "Saya selalu membuatnya di rumah. Saya bahkan membuatnya dengan resep lama dari ibu saya, yang saya simpan di buku masak saya."

Stoples-stoples selai jeruk akan dikirim sebagai hadiah untuk Ratu Elizabeth II.

Jeruk Sevilla juga digunakan untuk membuat berbagai produk, termasuk makanan yang dipanggang, cokelat, selai, minuman keras, anggur, dan lain-lain . Jeruk Sevilla juga merupakan bahan utama minuman beralkohol Cointreau dan Grand Marnier.

Jeruk pahit itu diperkenalkan di Spanyol oleh orang Arab dari Asia sekitar 1.000 tahun yang lalu. [my/jm]