Inggris, Tiongkok Sepakati Persetujuan Perdagangan 2,2 Miliar Dolar

PM Tiongkok Wen Jiabao (kiri) dan PM Inggris David Cameron setelah pertemuan di London, Senin (27/6).

Pengumuman ini datang menyusul pertemuan di London antara PM Tiongkok Wen Jiabao dan PM Inggris David Cameron, Senin.

Inggris dan Tiongkok telah menandatangani persetujuan perdagangan yang baru bernilai 2,2 miliar dolar Senin, setelah mengadakan pembicaraan seputar berbagai isu termasuk HAM.

Pengumuman ini datang menyusul pertemuan di London antara Perdana Menteri Tiongkok Wen Jiabao dan Perdana Menteri Inggris David Cameron.

PM Wen Jiabao yang mengakhiri lawatan tiga harinya ke Inggris, mengatakan Tiongkok dan Inggris harus saling menghormati masing-masing permasalahan HAM dan tidak terlibat salam “saling tuding.”

Cameron yang mengangkat isu HAM selama pertemuan mereka mengatakan dalam konferensi gabungan ini bahwa Inggris tidak mengklaim punya monopoli atas “kebijaksanaan.”

Pemerintah Inggris juga menjelaskan bahwa pihaknya ingin meningkatkan perdagangan bilateral dengan Tiongkok mencapai 100 miliar dolar pada 2015.

Minggu, Wen mengunjungi pabrik mobil MG Longbridge milik Tiongkok di Birmingham. Ia meresmikan model pertama MG baru dalam 15 tahun, katanya ini merupakan lambang kuat dari persahabatan antara London dan Beijing.

Di luar pabrik, sebuah kelompok pemrotes menuntut kebebasan bagi Tibet yang dikuasai Tiongkok. Beberapa poster pemrotes bertuliskan “Cameron dan Wen: HAM dulu sebelum berdagang”.