Seorang hakim di negara bagian AS, Missouri, menghukum seorang pemburu gelap untuk menonton ulang “Bambi”, film animasi klasik Walt Disney yang mengisahkan anak rusa yang kehilangan ibunya yang dibantai seorang pemburu.
David Berry Junior harus menonton film itu setidaknya sebulan sekali selama menjalani masa tahanan satu tahun, kantor berita AFP melaporkan, Selasa (18/12). Para penegak hukum menyebut penahanan Berry sebagai salah satu investigasi terbesar perburuan hewan-hewan secara ilegal.
Berry dan dua anggota keluarganya ditahan dengan tuduhan membunuh ratusan rusa selama tiga tahun, menurut Departemen Konservasi Alam Missouri, yang mengumumkan hukuman itu pada 13 Desember.
Foto David Berry Jr yang dirilis oleh Sheriff Lawerence County di Mount Vernon. Berry dihukum menonton film Bambi selama dalam penjara setelah dinyatakan bersalah melakukan perburuan ilegal rusa.(Foto:AP)
“Bila Bambi bisa menyampaikan pesan kepadanya, saya tidak ada masalah,” kata Jaksa Lawrence County, Don Trotter, AFP melaporkan, mengutip Buzzfeed News.
“Rusa adalah trofi yang diambil ilegal, biasanya malam hari, untuk kepalanya. Badan-badan rusa yang mati kemudian ditinggalkan begitu saja,” kata Trotter.
Berry dan dua orang lainnya sudah dikenai denda dan biaya sidang $51 ribu.
Film keluaran Walt Disney itu sudah memukau anak-anak dari berbagai generasi dengan terobosan teknis animasi. Dirilis pada Agustus 1942, Bambi menampilkan anak rusa dengan matanya yang lebar dan selalu berada dekat dengan ibunya.
Adegan paling ikonik dari film itu adalah ketika Bambi merebahkan badannya di samping sang ibu yang tewas dibunuh para pemburu. Adegan itu dianggap menghapus tabu tentang pembicaraan seputar kematian dan membantu anak-anak mengatasi rasa duka.
Film "Bambi" sering masuk daftar film paling mengharukan. [ft]