Dubai Tingkatkan Pengawasan Keamanan

Kepolisian Dubai merasa kecolongan dengan pembunuhan Komandan Hamas Mahmoud al-Mabhouh di hotel Dubai yang diduga dilakukan agen-agen Israel.

Kepolisian Dubai akan mengeluarkan 136 juta dolar untuk memperluas kemampuan pengintaiannya, setelah kasus pembunuhan komandan Hamas.

Kepala kepolisian Dubai mengatakan emirat di Teluk itu akan mengeluarkan 136 juta dolar untuk memperluas kemampuan pengintaiannya, setelah kasus penembakan seorang tokoh Hamas awal tahun ini di sana.

Letnan Jenderal Dahi Khalfan mengatakan kepada harian The National bahwa 25 ribu kamera keamanan di kota itu telah membantu mengidentifikasi para tersangka pembunuh Mahmoud al-Mabhouh pada Januari lalu.

Ia mengatakan Dubai menginginkan kamera di mana-mana, meliputi wilayah-wilayah yang saat ini tidak tercakup dalam pengintaian.

Dubai menuduh badan spionase Israel, Mossad, membunuh pemimpin Hamas di sebuah hotel di emirat tersebut. Pihak berwenang mengatakan, para pembunuh memasuki Dubai dengan menggunakan paspor palsu dan identitas yang dicuri dari warganegara Inggris, Irlandia, Perancis, Jerman dan Australia.

Israel menolak untuk mengukuhkan atau menolak bahwa agen-agennya terlibat dalam pembunuhan itu.