Sejumlah besar dokter di Spanyol hari Selasa (27/10) melancarkan aksi walkout, yang pertama dalam 25 tahun, untuk memprotes apa yang mereka sebut sebagai kondisi kerja yang buruk dan lemahnya sistem layanan kesehatan di tengah pandemi virus corona.
Pemogokan selama 24 jam itu hampir tidak terlihat karena pihak berwenang memerintahkan agar dalam banyak kasus jumlah staf minimal tetap 80%, dan bahkan 100% di tengah pandemi virus corona.
Pemogokan itu diserukan oleh Konfederasi Serikat Medis Spanyol yang menginginkan agar otorita berwenang merundingan perubahan di sektor itu.
BACA JUGA:
Redam Lonjakan Pandemi, Spanyol Berlakukan Jam Malam NasionalKonfederasi itu mengatakan pandemi virus corona telah menunjukkan hampir tidak adanya investasi dalam sistem kesehatan masyarakat di Spanyol selama beberapa puluh tahun terakhir ini.
Dalam demonstrasi di luar parlemen Spanyol di Madrid, psikiater Teresa Aparicio mengecam kondisi kerja yang mengerikan yang harus dihadapi para petugas kesehatan. [em/jm]