Jurnalis Carlos Alvarado hari Selasa (8/5) mengambil sumpah jabatan sebagai presiden Kosta Rika untuk masa bakti sampai tahun 2022. Ia memenangi pemilihan yang disusul dengan pemilihan tambahan di mana isu pernikahan sesama sejenis mendominasi.
Dalam upacara pelantikan di Lapangan Demokrasi di ibukota San Jose, ia menerima selempang jabatan dari pendahulu serta sekutunya Luis Guillermo Solis. Dalam pidato seusai dilantik ia mengatakan akan membentuk pemerintahan yang “plural” dan mewakili semua lapisan, memperbaiki kondisi lapangan kerja, pendidikan, kesehatan serta mengentaskan kemiskinan. Negara di Amerika Tengah itu akan merayakan ulang tahun ke-200 kemerdekaannya tahun 2021.
Presiden Carlos Alvarado yang berumur 37 tahun berjanji akan mengatasi masalah finansial, memperbaiki kelola sumber negara dan pengutipan pajak dan menghimbau legislatif mengadopsi reformasi anggaran negara. Dan akan berusaha menurunkan defisit dari hampir 7% menjadi kurang dari 3% produk domestik bruto. [vm/al]