Australia Terbuka Tak Izinkan Partisipasi Pemain yang Belum Divaksinasi

Novak Djokovic dari Serbia merayakan kemenangannya melawan Daniil Medvedev dari Rusia di Australia Terbuka, 21 Februari 2021. PM Victoria Daniel Andrews mengatakan pada 27 Oktober pemain tenis yang tidak divaksinasi dilarang berlaga di Australia Open. (Foto: REUTERS/Kelly Defina)

Perdana Menteri Negara Bagian Victoria Daniel Andrews mengatakan, Rabu (27/10), pemerintahnya tidak akan mengizinkan pemain tenis yang tidak divaksinasi berkompetisi di Australia Terbuka.

Pernyataan Andrews itu muncul setelah Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengindikasikan bahwa para petenis yang tidak atau belum divaksinasi COVID-19 akan diizinkan masuk ke negara itu dan berkompetisi dalam turnamen Grand Slam itu.

Morrison mengatakan para pemain yang tidak divaksinasi dapat mengikuti turnamen itu setelah menjalani karantina COVID-19 selama dua pekan asalkan Victoria, yang menjadi tuan rumah turnamen di Melbourne itu, memberikan izin pada mereka.

Sikap Victoria merupakan pukulan bagi penyelenggara Grand Slam Tennis Australia, yang akan melangsungkan turnamen itu pada Januari. Juara bertahan Novak Djokovic telah menolak untuk mengungkapkan status vaksinasinya dan mengatakan pekan lalu ia mungkin tidak bermain di turnamen tersebut.

Perbatasan Australia telah ditutup secara efektif selama 18 bulan karena pandemi COVID-19, meskipun pihak berwenang menyetujui pengecualian perjalanan untuk kasus-kasus khusus. [ab/uh]