AS Lucuti Bom Terakhir dari Era Perang Dingin

Bom Nuklir B53 milik Amerika yang berbobot 4.500 kilogram (seukuran minibus), akan dibongkar hari ini di Pabrik Pantex di Texas (foto:dok).

Amerika hari Selasa akan melucuti bom-bom nuklir B53, berbobot 4.500 kilogram, yang tersisa dari era Perang Dingin.

Amerika Serikat hari Selasa dijadwalkan akan melucuti bom-bom nuklir B53 yang tersisa dari era Perang Dingin. Ini sekaligus memusnahkan senjata berkekuatan paling besar dalam satu serangan dari arsenal nuklir Amerika.

B53 yang berbobot 4.500 kilogram dan kira-kira seukuran minibus itu dirancang untuk menghancurkan fasilitas-fasilitas bawah tanah dengan menimbulkan gelombang kejut hingga jauh ke dalam permukaan bumi.

Federasi Ilmuwan Amerika memperkirakan B53 memiliki kekuatan 600 kali lebih hebat daripada bom nuklir yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, semasa Perang Dunia II.

Amerika pertama kali menggunakan B53 itu pada tahun 1962. Para pejabat mulai melucuti bom-bom itu pada tahun 1980-an sebelum secara resmi mengakhiri penggunaan B53 pada tahun 1997.

Upacara perlucutan pada hari Selasa di Amarillo, Texas, ini merupakan bagian dari sasaran Presiden Barack Obama untuk mengurangi jumlah dan peran senjata nuklir dalam arsenal Amerika.