Amerika Kecam Serangan ISIS di Baghdad

Pasukan keamanan Irak dan warga berkumpul di lokasi, pasca serangan bom terhadap pusat perbelanjaan di distrik Karada di Baghdad, Minggu (3/7).

Amerika mengecam serangan teroris ISIS di Baghdad hari Minggu (3/7) yang menewaskan sedikitnya 124 orang dan melukai 186 orang lainnya.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari Minggu, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Ned Price mengatakan, “Kami tetap bersatu dengan rakyat dan pemerintah Irak dalam upaya menghancurkan ISIS. Serangan-serangan ini hanya memperkuat tekad kami untuk mendukung pasukan keamanan Irak sewaktu mereka merebut kembali daerah yang dikuasai ISIS, juga ketika kami mengintensifkan upaya melumpuhkan pemimpin dan jaringan ISIS”.

Minggu pagi Menteri Pertahanan Irak Khalid Al Obeidi mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Amerika Untuk Irak Stuart Jones di Baghdad. Kedua pejabat itu membahas bagaimana kedua negara bisa meningkatkan kerjasama melawan ISIS.

Ledankan bom bunuh diri dengan menggunakan truk terjadi Minggu dini hari di sebuah kawasan perbelanjaan yang sibuk, menewaskan sedikitnya 119 orang dan melukai 170 lainnya. Serangan ini adalah yang paling menelan banyak korban jiwa di ibukota Baghdad tahun ini.

ISIS mengklaim bertanggungjawab atas serangan di distrik Karada, dengan mengatakan target mereka adalah warga Syiah. Kelompok teror itu menilai warga Syiah melakukan bid’ah.

Tak lama kemudian terjadi serangan kedua di bagian utara Shaab yang menewaskan sedikitnya 5 orang dan melukai 16 lainnya. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab dalam serangan kedua ini. [em]