Anak Johnny Cash Protes Kaos Supremasi Kulit Putih Bertuliskan Nama Cash

Penyanyi legendaris musik Country Johnny Cash dalam sebuah pertunjukan di Jackson, Oktober 1986.(Foto:dok)

Artis asal Amerika Johnny Cash adalah tokoh musik country yang merangkul semua ras dan agama.

Anak-anaknya mengatakan bahwa mereka “muak" melihat nama ayahnya di baju kaos seorang pendemo dari kelompok supremasi kulit putih yang berpawai melewati jalan-jalan di Charlottesville Sabtu lalu.

Dalam sebuah pesan yang dipasang di media sosial, lima anak Johnny Cash menyebut ayah mereka "seorang pria yang jantungnya berdenyut dengan irama cinta dan keadilan sosial."

Mereka mengatakan bahwa Johnny Cash pasti"ngeri dengan penggunaan nama atau gambarnya untuk mendukung gagasan yang berdasarkan penyiksaan dan kebencian."

Putera-putera Cash mengatakan bahwa ayah mereka adalah penerima penghargaan kemanusiaan yang terhormat dari organisasi-organisasi, antara lain Dana Nasional Yahudi dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dia adalah seorang pendukung hak-hak penduduk asli Amerika, memprotes Perang Vietnam, dan membela kaum miskin.

Mereka mengatakan, Johnny Cash memilih kasih dari pada benci dan meminta agar namanya dijauhkan dari "ideologi yang merusak dan membenci."

Johnny Cash dikenal dengan suaranya yang bernada bass yang dalam, pakaian panggung berwarna hitam, dan sifatnya yang agak pemalu.

Lagu-lagu hitnya antara lain, "I Walk the Line," "Folsom Prison Blues," " Ring of Fire," dan lagu kocak "A Boy Named Sue".

Lagu-lagu rekaman Johnny cash terjual puluhan juta buah sebelum dia meninggal dunia tahun 2003. [sp/ii]