Amerika Umumkan Sanksi Baru bagi Korea Utara

Presiden Korea Utara Lee Myung-bak menerima kunjungan Menlu AS Hillary Clinton di Seoul, Minggu (17/4).

Salah satu sanksi tersebut adalah pelarangan impor langsung atau tidak langsung barang-barang, pelayanan atau teknologi dari Korea Utara.

Presiden Amerika Barack Obama telah mengeluarkan instruksi presiden yang akan memberlakukan sanksi-sanksi baru terhadap Korea Utara mulai Selasa.

Dalam sepucuk surat kepada para pemimpin Kongres Amerika, Obama mengatakan, Senin, bahwa instruksi tersebut dimaksudkan untuk menghadapi keadaan darurat nasional lebih jauh berkenaan dengan Korea Utara dan untuk memastikan pelaksanaan sanksi-sanksi PBB terhadap Pyongyang.

Instruksi tersebut melarang impor langsung atau tidak langsung barang-barang, pelayanan atau teknologi apapun dari Korea Utara, kecuali jika barang-barang atau hal tersebut secara khusus dibebaskan untuk diimpor. Sanksi-sanksi berat Amerika terhadap Korea Utara sudah diberlakukan, termasuk pemberlakuan daftar hitam lembaga-lembaga atau badan-badan Korea Utara dan orang-orang tertentu.

Walaupun mengeluarkan instruksi tersebut, Amerika Serikat setuju dengan Korea Selatan bahwa permintaan maaf Korea Utara atas penenggelaman kapal perang Cheonan bukanlah sebuah prasyarat untuk dimulainya lagi pembicaraan enam negara.