Presiden Bush Tiba di Lima, Peru untuk Hadiri Konferensi Tahunan APEC

Presiden Bush telah tiba di Peru untuk menghadiri konperensi tahunan negara-negara relung Pasifik atau APEC. Pembicaraan diperkirakan bakal terpusat pada krisis finansial global.

Hari Jumat Bush telah bertemu presiden Tiongkok Hu Jintao di Peru. Gedung Putih mengatakan pertemuan itu memberi kesempatan kepada kedua pemimpin meninjau hubungan antara kedua negara di ambang ulang tahun ke-30 hubungan diplomatik antara keduanya. KTT APEC dua hari itu dibuka hari Sabtu di ibukota Peru, Lima.

Presiden Bush akan berusaha mengumpulkan dukungan bagi keputusan yang disepakati dalam pertemuan 20 negara pekan lalu di Washington. Keputusan itu bertujuan mengatasi krisis finansial global dan masalah yang menyebabkannya.

Presiden Bush yang akan melepas jabatan tanggal 20 Januari melakukan lawatan ke luar negeri yang terakhir kalinya sebagai panglima tertinggi. Ia akan mengadakan beberapa pembicaraan bilateral di sela-sela KT termasuk dengan pemimpin Jepang, Korea Selatan dan Rusia.

Dalam perkembangan terkait, Menteri dalam negeri Filipina, Ronaldo Puno mengatakan Presiden Gloria Arroyo akan meneruskan perjalanan untuk menghadiri KTT APEC di Lima, Peru. Pesawat yang membawanya terpaksa mendarat darurat dekat Osaka, Jepang Jum’at lewat tengah malam karena suaminya Mike Arroyo sakit.

Puno mengatakan kepada media Filipina Sabtu pagi bahwa Mike Arroyo bukan mengalami serangan jantung sebagaimana dikatakan para pejabat lain melainkan sakit perut dan bagian belakangnya. Mike Arroyo akan tinggal di Jepang berobat sementara istrinya Gloria menghadiri KTT APEC.

Mkke Arroyo berumur awal 60 tahunan dan pernah menjalani operasi jantung tahun lalu. Ia dituduh terlibat dalam kasus korupsi yang ditimpakan pada istrinya namun membantah semua tuduhan.