Tautan-tautan Akses

AS

Trump Sangkal Laporan bahwa Dia Ingin Perluas Senjata Nuklir


Presiden AS Donald Trump berbicara di Gedung Putih (10/10).

Presiden Donald Trump hari Rabu (11/10) membantah sebuah laporan NBC News bahwa beberapa bulan yang lalu dia menyarankan kenaikan sepuluh kali lipat persenjataan nuklir AS dan mempertanyakan apakah sudah waktunya untuk mencabut izin operasi jaringan televisi tersebut.

Komentar Trump mengenai besarnya suplai senjata nuklir AS, yang saat ini berjumlah sekitar 4.000 senjata, muncul dalam sebuah pertemuan Pentagon dengan pejabat tinggi keamanan nasional dan militer pada bulan Juli, kata NBC, mengutip tiga orang yang berada di sana. Trump kertika itu menanggapi presentasi dalam pertemuan yang mencatat penurunan stok nuklir dalam negeri sejak 1960-an dan dia mengisyaratkan ingin menumpuk jumlah senjata yang lebih besar, kata jaringan tersebut.

Pejabat pada pertemuan tersebut, termasuk Menteri Luar Negeri Rex Tillerson, dilaporkan menyuarakan keterkejutan atas saran Trump itu dan menjelaskan secara singkat hambatan hukum dan praktis mengenai penumpukan nuklir, yang sebagian besar diatur oleh perjanjian pengendalian senjata internasional. Pejabat tersebut mengatakan kepada NBC bahwa tidak ada rencana penumpukan nuklir AS.

Sebagai kandidat presiden, Trump dikutip mengatakan kepada penasihat kebijakan luar negerinya mengenai apa gunanya memiliki kemampuan nuklir jika A.S. tidak menggunakan senjata tersebut. [as/ii]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG