Tautan-tautan Akses

Tabrak Mobil Patroli, Warga Israel Tewas Ditembak Polisi


Polisi Israel memblokir jalan menuju rumah seorang penyerang Arab di kota Arab Israel Kfar Qassem, Israel, dengan mobil patroli, Jumat, 23 Desember 2022. (AP/Mahmoud Illean)
Polisi Israel memblokir jalan menuju rumah seorang penyerang Arab di kota Arab Israel Kfar Qassem, Israel, dengan mobil patroli, Jumat, 23 Desember 2022. (AP/Mahmoud Illean)

Polisi Israel menembak mati seorang warga keturunan Arab yang diduga menabrak mereka dengan mobilnya setelah ia mencoba menembak seorang polisi di Israel Tengah, Jumat (23/12), kata pihak berwenang dan sejumlah petugas medis. Serangan itu menyebabkan tiga polisi terluka.

Insiden itu terjadi di Kfar Qassem, sebuah kota yang banyak dihuni warga Arab dan tidak biasa menjadi tempat serangan militan. Komunitas Arab di Israel juga bergumul dengan kejahatan kekerasan yang melonjak yang dituding penduduk setempat sebagai akibat pengabaian pemerintah selama beberapa dekade.

Polisi Israel mengidentifikasi penyerang sebagai Naim Badir yang berusia 22 tahun, anggota minoritas Arab Israel dan penduduk Kfar Qassem.

Polisi mengatakan bahwa tersangka awalnya memanggil petugas ke rumahnya atas dugaan insiden kekerasan. Ketika polisi tiba di tempat kejadian, mereka mengatakan mereka disambut dengan serangan batu dan botol alkohol yang dilemparkan dari rumah itu.

Polisi Israel berjalan menuju rumah penyerang keturunan Arab di Kfar Qassem, Israel, Jumat, 23 Desember 2022. (AP/Mahmoud Illean)
Polisi Israel berjalan menuju rumah penyerang keturunan Arab di Kfar Qassem, Israel, Jumat, 23 Desember 2022. (AP/Mahmoud Illean)

Seorang pria kemudian bergegas keluar dari apartemen dengan pistol siap ditembakkan, menurut rekaman video keamanan dari tempat kejadian. Seorang juru bicara polisi mengatakan pria itu mencoba menembak tetapi senjatanya macet.

Beberapa saat kemudian, rekaman keamanan menunjukkan pria itu memasuki kendaraan dan melaju mundur di jalan menuju lokasi polisi. Mobil tersangka menabrak mobil lain, melukai ringan tiga polisi. Polisi melepaskan tembakan, membunuh tersangka, menurut petugas layanan darurat Israel Magen David Adom.

Militer dan polisi mengatakan mereka menggeledah tempat kejadian dan menemukan senjata otomatis, bersama dengan pisau dan gas air mata milik tersangka. Masih belum jelas apakah tersangka lain terlibat dalam serangan itu.
Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di Tepi Barat yang diduduki dan beberapa hari sebelum Israel mengambil sumpah pemerintahan berhaluan paling kanan dalam sejarahnya. [ab/uh]

Forum

XS
SM
MD
LG