Tautan-tautan Akses

Sri Lanka Akan Langsungkan Pemilu Parlemen


Polisi dan pejabat pemilihan Sri Lanka mengenakan masker saat mengangkut kotak suara dan kartu suara ke dalam bus dari pusat distribusi ke tempat pemungutan suara sebelum pemilihan parlemen negara yang dijadwalkan pada 5 Agustus, di Kolombo, Sri Lanka, 4 Agustus 2020.

Sri Lanka akan melangsungkan pemilu parlemen, Rabu (5/8). Banyak pengamat politik menilai, pemilu itu akan memperkokoh cengkeraman kekuasaan Presiden Gotabaya Rajapaksa.

Lebih dari 16 juta orang memiliki hak untuk memberikan suara mereka dalam memilih 196 dari total 225 anggota parlemen itu. Dua puluh sembilan anggota parlemen lainnya akan dipilih dari daftar nasional yang disusun berdasarkan perolehan suara masing-masing partai atau kelompok independen.

Ada 7.452 kandidat dari 54 partai politik dan kelompok independen yang akan bersaing di 22 distrik dalam pemilu kali ini. Salah satu kandidat utamanya adalah Mahinda Rajapaksa, mantan presiden karismatik sekaligus kakak presiden yang sedang menjabat saat ini, yang berusaha terpilih kembali sebagai perdana menteri.

Perubahan konstitusi pada 2015 memperkokoh posisi perdana menteri. Jika Mahinda Rajapaksa terpilih, ia akan memiliki posisi kuat untuk membantu adiknya memerintah Sri Lanka.

Saingan utama Mahinda Rajapaksa adalah Sajith Premadasa, putra mantan presiden Ranasinghe Premadasa, yang dibunuh kelompok pemberontak separatis pada 1993. Premadasa memimpin sebuah partai politik yang merupakan pecahan dari partai oposisi utama di negara itu, Partai Nasional Bersatu.

Pemilu itu sendiri seharusnya berlangsung 25 April lalu, namun tertunda dua kali karena pandemi virus corona. Dibandingkan dengan banyak negara lain, Sri Lanka terbilang berhasil mengendalikan wabah. Negara itu memiliki 2.823 kasus yang telah dikukuhkan dengan 11 kematian. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG