Tautan-tautan Akses

Rusia Umumkan Penutupan Misi NATO


Bendera NATO berkibar, 30 Maret 2019. (Foto: REUTERS/Ints Kalnins)

Rusia melakukan aksi balasan atas pengusiran beberapa diplomatnya dari misi NATO di Brussels baru-baru ini. Rusia pada Senin (18/10) mengatakan akan menangguhkan misinya dalam aliansi itu dan memerintahkan kantor NATO di Moskow agar ditutup.

Sebelumnya pada bulan ini, NATO mengatakan delapan warga Rusia yang bekerja di misinya di Brussels adalah petugas intelijen. NATO kemudian mencabut akreditasi mereka. NATO juga mengurangi stafnya di Moskow dari 20 menjadi 10.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menepis tuduhan itu, mengatakan "NATO tidak tertarik dalam dialog atau kerja sama dalam bentuk apapun."

"Akibat langkah NATO yang disengaja itu, praktis kita tidak punya dasar bagi upaya diplomatik dasar. Dan sebagai respon atas aksi NATO, kami menangguhkan pekerjaan misi permanen kami di NATO, termasuk upaya kepala utusan militer, kemungkinan mulai 1 November, Atau mungkin perlu beberapa hari lagi," katanya.

Lavrov mengatakan isu antara Rusia dan NATO akan ditangani oleh Kedutaan Rusia di Belgia. Juru bicara NATO Oana Lungescu mengatakan Rusia belum memberitahu secara resmi langkah yang diambilnya itu. [vm/jm]

Recommended

XS
SM
MD
LG