Tautan-tautan Akses

Peringatan Pemberontakan Mahasiswa, Yunani Tangkap 28 orang


Para demonstran meneriakkan slogan dalam demo di Athena, Ibu Kota Yunani, 17 November 2019. (Foto: AP)

Kehadiran polisi secara besar-besaran di Athena, Minggu (17/11), tampaknya mampu mencegah bentrokan serius antara kaum anarkis dan ekstrem kiri lainnya saat peringatan ke-46 tahun pemberontakan mahasiswa terhadap diktator militer Yunani yang berkuasa saat itu.

Minggu (17/11), lebih dari 20 ribu orang ikut dalam pawai tradisi dari tempat pemberontakan pada 1973 di National Technical University of Athens ke Kedutaan Besar Amerika.

Polisi mengatakan sekitar 10 ribu orang berpartisipasi dalam rapat umum Partai Komunis dan 1.000 lainnya berbaris bersama partai Syriza yang sebelumnya berkuasa, keduanya terpisah dari pawai utama dengan lebih dari 10 ribu peserta. Mantan Perdana Menteri Alexis Tsipras memulai pawai dengan Syriza, tetapi pergi sebelum separuh jalan.

Polisi mengatakan mereka menangkap 28 orang dalam bentrokan setelah pawai itu, sebagian besar di kawasan Exarchia, dekat universitas tersebut, dan menahan 13 lainnya.

Lebih dari 5.000 petugas dikerahkan, dengan fokus mencegah perusuh menduduki atap-atap gedung apartemen dan melempar bom molotov dan batu ke jalan-jalan di bawah, seperti terjadi dua tahun lalu.

Taktik polisi tampaknya berhasil. Enam orang yang ditangkap tak lama seusai pawai, menyelundupkan bom api, batu, masker gas, dan peralatan lain ke atap dekat dengan alun-alun utama Exarchia.

Ada laporan kekerasan polisi, termasuk dari seorang reporter di lokasi yang mengatakan ia diserang ketika merekam polisi anti-huru hara mengejar demonstran. Ia tampil dalam video dengan wajah memar.[ka/ii]

Recommended

XS
SM
MD
LG