Tautan-tautan Akses

AS

AS Nyatakan Warga Amerika yang Ditangkap di Turki Bukan Diplomat


Sampul paspor AS. AS menyatakan orang yang diidentifikasi pihak berwenang Turki sebagai diplomat Amerika dan ditangkap dengan tuduhan menjual paspor palsu bukanlah diplomat. (Foto: AP/Eileen Putman)

AS menyatakan orang yang diidentifikasi pihak berwenang Turki sebagai diplomat Amerika dan ditangkap dengan tuduhan menjual paspor palsu bukanlah diplomat.

“Kami mengetahui tentang penahanan seorang warga negara AS di Turki. Orang itu bukan diplomat AS. Kami memberikan layanan konsuler yang sesuai,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri dalam sebuah pernyataan pada Rabu (22/12).

Polisi Istanbul mengatakan orang itu ditahan pada 11 November atas kecurigaan menjual paspor ke seorang warga negara Suriah. Polisi menyatakan orang Amerika itu didapati membawa uang $10.000 di dalam amplop dan bahwa video kamera keamanan menunjukkan kedua orang itu bertukar pakaian.

Pihak berwenang Turki mengidentifikasi warga Amerika itu dengan inisial DJK dan bekerja di Kedutaan Besar AS di Beirut.

Warga Suriah yang bersangkutan ditahan dan diinterogasi setelah berusaha terbang ke Jerman dengan menggunakan paspor atas nama DJK, kata kantor berita pemerintah Turki Anadolu. Ditambahkan pula bahwa warga Suriah itu dibebaskan sambil menunggu kemungkinan proses hukum karena memalsukan dokumen.

Hubungan AS-Turki telah tegang dalam beberapa tahun ini, antara lain karena Ankara menahan beberapa anggota staf diplomat AS yang dituduh terkait dengan jaringan yang dituduh Turki terlibat dalam upaya kudeta yang gagal pada tahun 2016. [uh/ab]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG