Tautan-tautan Akses

AS

KTT Keamanan di Houston Bahas Pengamanan Pabrik Petrokimia dari Teroris

  • Elizabeth Lee

Pabrik petrokimia banyak berada di Houston, negara bagian Texas. (E. Lee/VOA)

Mengamankan pabrik petrokimia dan mencegah bahan-bahan kimia diakses teroris merupakan topik diskusi dalam KTT Sektor Keamanan Kimia di Houston, Texas, baru-baru ini. Sejumlah pakar keamanan mengatakan negara-negara yang memproduksi bahan kimia kini bergeser dan merupakan salah satu dari banyak alasan mengapa negara maju dan berkembang perlu saling berbagi informasi tentang praktek keamanan terbaik.

Dari jalan bebas hambatan ini, gedung-gedung pencakar langit di sisi timur Houston tampak sangat jelas. Sebenarnya itu bukan gedung biasa tetapi pabrik-pabrik kimia yang mencerminkan salah satu industri paling signifikan di kota itu.

Dave Wulf di Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika mengatakan, “Dalam banyak hal Houston merupakan pusat industri petrokimia di Amerika.”

Menurut Wulf, mesin ekonomi Houston juga menghadapi resiko keamanan.

“Kami melihat para teroris secara global terus mencari dan menggunakan bahan-bahan kimia semacam ini. Mereka menggunakan bahan kimia ini dalam bom rakitan.”

Wulf mengatakan serangan di bandara dan stasiun kereta api Brussels tahun lalu merupakan contoh bagaimana teroris mendapatkan dan memanfaatkan bahan kimia untuk aksi kekerasan.

Sementar Gary Scheibe memaparkan, “Tantangan kami adalah selalu berada satu langkah lebih dulu di depan, memahami teknologi yang akan datang, apa yang kini terjadi dan kemudian apa yang harus dilakukan untuk mengurangi ancaman atau resiko itu.”

Sejumlah pakar keamanan mengatakan pertemuan-pertemuan semacam ini, yang melibatkan pemain-pemain utama dalam industri kimia, penting untuk saling berbagi informasi tentang praktik-praktik terbaik dan membangun budaya global tentang keamanan kimia.

Peter Newport di International Chemical Association mengatakan, “Tidak satu negara yang mampu mengabaikan keamanan kimia. Negara-negara yang mengabaikannya menghadapi kenyataan sesudahnya dimana mereka menyesalkan keputusan itu.”

Produksi kimia secara tradisional terbatas pada negara-negara maju seperti Amerika dan negara-negara di Eropa. Namun kini China, India dan beberapa negara lain juga menjadi produsen penting.

Krzysztof Paturej di Pusat Keamanan & Keselamatan Kimia Internasional mengatakan, “Produksi yang sangat besar akan dilakukan Iran.”

Krzysztof juga mengingatkan negara-negara berkembang perlunya memperketat standar keamanan.

“Jika ingin tampil di dunia internasional, Anda harus menerapkan standar terbaik, dan standar terbaik itu ada di negara-negara maju, khususnya di Amerika,” imbuhnya.

Para ahli keamanan mengatakan memiliki rencana keamanan yang baik adalah kunci utama karena fasilitas kimia memiliki nilai ekonomi yang simbolis dan signifikan, yang menjadi sasaran nyata para teroris. [em/jm]

XS
SM
MD
LG