Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 11:49

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

WHO Kecam Iklan Rokok Lewat Aplikasi Ponsel untuk Kaum Muda

Seorang pejabat Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) menyesalkan bahwa saat ini makin banyak aplikasi ponsel yang mempromosikan rokok dan mengajak kaum muda untuk merokok.

Aplikasi kartun "Puff, Puff, Pass" mengharuskan pengguna mengklik karakter dalam game, menyuruh mereka merokok dan mengedarkan rokok ke karakter-karakter lain. Pengguna mengumpulkan angka jika ia terus mengedarkan rokok secara berurutan dengan cepat (foto
Aplikasi kartun "Puff, Puff, Pass" mengharuskan pengguna mengklik karakter dalam game, menyuruh mereka merokok dan mengedarkan rokok ke karakter-karakter lain. Pengguna mengumpulkan angka jika ia terus mengedarkan rokok secara berurutan dengan cepat (foto
UKURAN HURUF - +
Armando Peruga adalah pengelola program untuk prakarsa Bebas Rokok pada Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO). Ia mengatakan, ada jenis piranti lunak baru yang populer dan berkembang di toko-toko aplikasi internet dan diunduh ke perangkat ponsel dan smartphone anak-anak muda. Aplikasi-aplikasi ponsel ini memuji-muji rokok dan mengajak anak-anak untuk agar merokok. Peruga menjelaskan salah satu aplikasi semacam itu yang baru ia temukan di internet.

"Saya terkejut melihat game yang disebut "Puff, Puff, Pass." Aplikasi kartun ini mengharuskan pengguna mengklik karakter dalam game, menyuruh mereka merokok dan mengedarkan rokok ke karakter-karakter lain. Pengguna mengumpulkan angka jika ia terus mengedarkan rokok secara berurutan dengan cepat. Jelas, hal itu hanya bisa diarahkan kepada anak-anak muda," paparnya.

Miliaran orang kini memiliki smartphone, dan sebagian besar dari mereka adalah anak-anak. Dalam penelitian yang dilakukan peneliti Australia, yang mencari toko aplikasi dengan menggunakan kata-kata kunci seperti "asap," "rokok," dan "cerutu," peneliti mendapati lebih dari 100 aplikasi terkait.

Aplikasi itu bukan hanya game dan jejaring sosial, tetapi lebih langsung untuk memromosikan rokok merek tertentu dan memberi informasi tentang di mana produk itu bisa dibeli.

Menurut Peruga, nama-nama aplikasi itu kerap menyesatkan.

"Dari 107 yang diidentifikasi, peneliti mendapati, aplikasi-aplikasi pro-rokok masuk dalam nama seperti kesehatan dan kebugaran serta game sehingga bisa sangat menyesatkan, karena siapa saja bisa mengakses aplikasi-aplikasi itu - terutama anak-anak muda," ujarnya.

Penulis penelitian itu percaya, penyebaran aplikasi pro-rokok pada smartphone melanggar Konvensi WHO mengenai Pengendalian Rokok, yang melarang semua iklan dan promosi produk tembakau dan rokok di media di negara-negara yang menandatangani perjanjian tersebut.

Artikel mengenai merebaknya aplikasi pro-rokok pada ponsel diterbitkan dalam jurnal Tobacco Control.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Kebijakan Drone - Liputan Berita VOA

Presiden Amerika Barack Obama memaparkan stategi pemerintahannya menanggulangi ancaman terorisme internasional. Isu utama yang dijabarkan dalam pidato ini adalah penggunaan pesawat tidak berawak atau drone yang masih menurut analis berandil mencegah aksi terorisme meski juga dikritik banyak pihak. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya