Kamis, 20 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 06:57

Berita / AS

Survei AS: 70 Persen Responden Ingin Keluarga Kardashian Tak Lagi Jadi Sorotan

Survei daring mengenai pesohor yang tak diinginkan jadi sorotan media pada 2013 menempatkan keluarga Kardashian pada urutan teratas.

Kakak beradik Kim (kiri) dan Kourtney Kardashian, dari acara televisi realita "Keeping Up with the Kardashians." (Foto: Dok)
Kakak beradik Kim (kiri) dan Kourtney Kardashian, dari acara televisi realita "Keeping Up with the Kardashians." (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
Jajak pendapat Harris Interactive, yang diadakan oleh produsen pulpen Zebra Pen Corporation, menunjukkan bahwa 70 persen dari 2.300 responden ingin agar kemewahan keluarga Hollywood Kardashian semakin tidak mendapat sorotan. 

Survei daring dengan responden orang dewasa Amerika tersebut juga mengungkapkan, 68 persen responden menyatakan tidak ingin lagi melihat keluarga Lohan yang sering bertengkar.

Survei ini bertujuan mengungkapkan siapa saja pesohor Amerika yang paling  tidak diinginkan menjadi sorotan pada 2013.

Enam puluh lima persen responden mengatakan, mereka sudah bosan dengan bintang TV realita anak-anak Honey Boo-Boo.

Empat puluh tujuh persen orang dewasa yang menjadi responden   – berusia 18 tahun ke atas –  juga ingin  agar penyanyi Justin Bieber semakin tidak mendapat sorotan, diikuti Chris Brown dan Donald Trump yang imbang pada angka 44 persen dan pertunjukan TV "Two and a Half Men" pada angka 35 persen.    

Sekitar satu dari empat responden lebih memilih untuk semakin jarang melihat aktris  Kristen Stewart, sementara 22 persen mengatakan mereka tak ingin lagi  melihat bintang TV realita "Real Housewives of New Jersey" Teresa Guidice.  Selain itu, satu dari lima responden mengaku bosan melihat mantan Direktur CIA  Jenderal David Petraeus di media.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Opera Sabun di TV AS - Laporan VOA 20 Juni 2013

Topik ini adalah tentang berubahnya pola menonton pemirsa televisi di Amerika akibat banyaknya pilihan hiburan lain dan ketatnya persaingan antar program. Drama televisi atau opera sabun semakin menyusut penggemarnya sehingga banyak yang gulung tikar atau hampir punah. Sementara banyak pemirsa lebih menyukai reality show dan ajang adu bakat, dan hal ini juga disukai pengelola televisi karena biaya produksinya lebih murah.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Presiden AS Barack Obama bersama Presiden Jerman Joachim Gauck saat upacara penyambutan kehormatan di Schloss Bellevue, Berlin, Jerman.
  • Seorang pendeta membaptis seorang anak di danau  Novopyatigorsk dekat kota Pyatigorsk, Rusia  selatan.
  • Para anggota pasukan kehormatan China mempersiapkan diri bagi upacara penyambutan terhadap Presiden Vietnam Truong Tan Sang di luar Balai Agung Rakyat di Beijing, China.
  • Seorang pria beristirahat di atas sebuah scooter bersama dengan ajingnya di Istanbul, Turki.
  • Larisa Katz berpose untuk media dengan topi yang terbuat dari cokelat pada hari kedua acara pacuan kuda Kerajaan di Ascot, Inggris.
  • Pasukan khusus anti-teror Irak dalam pakaian 'kamuflase' saat  latihan simulasi mengatasi pembajakan pesawat di bandara Baghdad.
  • Sebuah bola dunia raksasa yang dibuat dari tumpukan 35 ton sampah ditempatkan di pusat kota Jenewa, Swiss. Kota Jenewa tengah meluncurkan kampanye melawan sampah.
Lainnya