Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 05:41

Berita / Dunia / Eropa

Setujui Permintaan Turki, NATO akan Gelar Misil di Perbatasan Suriah

NATO hari Selasa bersedia menggelar misil Patriot ke perbatasan Turki untuk membela Turki terhadap berbagai ancaman dari Suriah.

NATO menyetujui permintaan Turki untuk menggelar pertahanan anti misil 'Patriot' di perbatasan Turki-Suriah (foto: dok).
NATO menyetujui permintaan Turki untuk menggelar pertahanan anti misil 'Patriot' di perbatasan Turki-Suriah (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
“Dalam menanggapi permintaan Turki, NATO memutuskan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udara Turki guna membela populasi dan wilayah Turki”, kata para menteri luar negeri NATO dalam sebuah pernyataan.

Turki salah satu anggota NATO pertama kali meminta bantuan setelah mortir tentara Suriah mendarat di perbatasannya bulan Oktober dekat kubu pertahanan pemberontak.

Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan keprihatinan bahwa pemerintah Suriah yang terpojok mungkin akan beralih ke senjata kimia untuk melawan pemberontak menambah gentingnya isu itu. Ia menyebut penggunaan senjata kimia “benar-benar tidak bisa diterima” dan mengatakan akan menyebabkan “reaksi segera”.
   
Presiden Amerika Barack Obama hari Senin memperingatkan bahwa ia ingin Presiden Bashar al-Assad tahu bahwa penggunaan senjata kimia adalah sebuah “kesalahan tragis” yang akan mengakibatkan sejumlah konsekwensi.

Kementrian luar negeri Suriah menanggapinya dengan mengatakan Suriah “tidak akan menggunakan senjata kimia, walaupun Suriah memilikinya dalam keadaan apapun tidak akan pernah menggunakannya terhadap rakyatnya sendiri.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya