Minggu, 31 Agustus 2014 Waktu UTC: 10:13

Berita / Dunia / Timur Tengah

Rusia Kirim Misil ke Suriah untuk Cegah Serangan Asing

Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan hari Selasa (28/5) mengenai rencana pengiriman misil antiserangan udara S-300 kepada Suriah.

Rusia akan tetap mengirim sistem misil antiserangan udara S-300 kepada Suriah (foto: dok).
Rusia akan tetap mengirim sistem misil antiserangan udara S-300 kepada Suriah (foto: dok).
Seorang diplomat senior Rusia mengatakan Moskow berencana mengirim pertahanan udara canggih untuk Damaskus guna mencegah aksi militer asing terhadap pemerintah pro-Rusia di Suriah, yang sedang terlibat dalam perang saudara.

Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan hari Selasa bahwa rencana pengiriman misil antiserangan udara S-300 untuk pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad akan menjadi faktor penstabil bagi negara itu.

Ia mengatakan kepada wartawan bahwa Moskow yakin penjualan misil itu akan mencegah beberapa orang yang disebutnya cepat marah mempertimbangkan opsi mengirim pasukan asing untuk intervensi dalam konflik di Suriah.

Tetapi, Ryabkov tidak memberi indikasi kapan Rusia akan mengirim sistem pertahanan udara itu.

Damaskus menandatangani kontrak pembelian misil itu beberapa tahun silam.
Israel dan Amerika telah mendesak Rusia agar tidak melanjutkan proses penjualan, karena khawatir sistem pertahanan udara itu akan mengancam keamanan Israel dan memperumit aksi militer yang mungkin mereka ambil di Suriah.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Arwin dari: Indonesia
31.05.2013 12:34
Coba di tes itu misil anti pesawat,seberapa canggih kemampuanya,kirim aja pesawat canggih ke Suriah tanpa awak dan anti radar yang di di kendalikan dari satlit.Kalau selamat berarti misil S-300 itu kurang canggih.Harus ada eksperimen dari pihak Nato.


oleh: pengamat
29.05.2013 12:13
baguslah itu Rusia. Senjata canggih jangan cuma dipajang2 saja. Mesti di tes dalam pertempuran yg sebenarnya.

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook