Senin, 30 Mei 2016 Waktu: 11:52

    Berita / AS

    Pesawat Kembar NASA di Bulan Sengaja Ditabrakkan

    NASA sengaja menabrakkan pesawat luar angkasa kembar yang telah menyelesaikan misi di bulan.

    Garis putih menunjukkan jalur penerbangan terakhir untuk pesawat kembar NASA di bulan. (Foto: NASA)
    Garis putih menunjukkan jalur penerbangan terakhir untuk pesawat kembar NASA di bulan. (Foto: NASA)
    Badan antariksa Amerika NASA mengatakan pesawat luar angkasa kembar dengan misi memetakan bulan telah menyelesaikan tugas mereka dan sengaja ditabrakkan ke tepi kawah bulan.

    Pihak berwenang mengatakan pesawat peneliti yang diberi nama Ebb dan Flow menghantam permukaan bulan Senin sore, waktu Amerika timur, dalam fase terakhir misi GRAIL NASA. Pesawat antariksa kembar itu menghantam gunung dekat kutub utara bulan, mengakhiri misi sukses mereka.

    Ebb dan Flow sengaja ditabrakkan karena tidak lagi memiliki ketinggian atau bahan bakar yang cukup untuk terus beroperasi.

    NASA mendedikasikan lokasi kecelakaan itu untuk mengenang anggota tim misi Sally Ride, perempuan Amerika pertama yang ke antariksa dan meninggal awal tahun ini. Sengaja dipilih lokasi kecelakaan itu jauh dari tempat pendaratan Apollo di bulan dan tempat-tempat lain yang bersejarah.

    Kedua pesawat antariksa itu bukanlah yang pertama yang ditabrakkan di bulan. Situs web misi GRAIL NASA menyebutkan 12 pesawat antariksa Amerika, Uni Soviet dan Jepang ditabrakkan ke permukaan bulan antara 1959 dan 1993.

    Lihat Juga

    'Rolling Thunder' Masuki Kota Washington DC

    Calon presiden Partai Republik, bilyuner real-estat Donald Trump, berbicara kepada ribuan pengendara sepeda motor yang melewati jalan-jalan Washington DC, Minggu siang (29/5). Selengkapnya

    Partai Libertarian Ganggu Pertarungan Pilpres AS

    Tokoh politik AS yang sebelumnya kurang dikenal, Gary Johnson, kembali memenangkan nominasi Partai Libertarian hari Minggu (29/5). Selengkapnya

    Keluarga Sopir Taksi Pakistan yang Tewas Gugat Pejabat AS

    Keluarga seorang sopir taksi, yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika pekan lalu terhadap pemimpin Taliban Afghanistan, telah dengan resmi mengadukan para pejabat Amerika yang tidak disebut namanya kepada kepolisian. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami