Selasa, 18 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 23:48

Berita / AS

Pesawat Kembar NASA di Bulan Sengaja Ditabrakkan

NASA sengaja menabrakkan pesawat luar angkasa kembar yang telah menyelesaikan misi di bulan.

Garis putih menunjukkan jalur penerbangan terakhir untuk pesawat kembar NASA di bulan. (Foto: NASA)
Garis putih menunjukkan jalur penerbangan terakhir untuk pesawat kembar NASA di bulan. (Foto: NASA)
UKURAN HURUF - +
Badan antariksa Amerika NASA mengatakan pesawat luar angkasa kembar dengan misi memetakan bulan telah menyelesaikan tugas mereka dan sengaja ditabrakkan ke tepi kawah bulan.

Pihak berwenang mengatakan pesawat peneliti yang diberi nama Ebb dan Flow menghantam permukaan bulan Senin sore, waktu Amerika timur, dalam fase terakhir misi GRAIL NASA. Pesawat antariksa kembar itu menghantam gunung dekat kutub utara bulan, mengakhiri misi sukses mereka.

Ebb dan Flow sengaja ditabrakkan karena tidak lagi memiliki ketinggian atau bahan bakar yang cukup untuk terus beroperasi.

NASA mendedikasikan lokasi kecelakaan itu untuk mengenang anggota tim misi Sally Ride, perempuan Amerika pertama yang ke antariksa dan meninggal awal tahun ini. Sengaja dipilih lokasi kecelakaan itu jauh dari tempat pendaratan Apollo di bulan dan tempat-tempat lain yang bersejarah.

Kedua pesawat antariksa itu bukanlah yang pertama yang ditabrakkan di bulan. Situs web misi GRAIL NASA menyebutkan 12 pesawat antariksa Amerika, Uni Soviet dan Jepang ditabrakkan ke permukaan bulan antara 1959 dan 1993.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya