Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 07:25

Berita / Indonesia

Pemerintah Belum Berencana Untuk Pindahkan Ibukota

Meski wacana pemindahan ibu kota Jakarta ke kota lain terus disampaikan berbagai kalangan, Menteri Keuangan, Agus Martowardojo menegaskan pemerintah belum berpikir tentang hal tersebut.

Kawasan Jl MH Thamrin menuju Bundaran HI hingga Jalan Jenderal Sudirman Jakarta digenangi banjir hingga ketinggian 50 sentimeter, 17 Januari 2013 (Foto: dok). Meskipun wacana terus diajukan berbagai kalangan, Pemerintah belum berpikir untuk memindahkan ibukota ke kota lain.
Kawasan Jl MH Thamrin menuju Bundaran HI hingga Jalan Jenderal Sudirman Jakarta digenangi banjir hingga ketinggian 50 sentimeter, 17 Januari 2013 (Foto: dok). Meskipun wacana terus diajukan berbagai kalangan, Pemerintah belum berpikir untuk memindahkan ibukota ke kota lain.
UKURAN HURUF - +
Iris Gera
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Rakean Agung dari: Tangerang
27.01.2013 04:53
Tidak mampu atasi banjir dan macetkah,lantas timbul wacana pindah Ibu Kota,dan itu sudah sering dilontarkan.Disaat,warga Jakarta sedang merana mengalami banjir dan macet dengan segala dampaknya,wacana pindah itu dikumandangkan dengan merdunya kembali oleh Marzuki Alie,yang ketua DPR itu,begitu pun Taofik Kiemas,sang Ketua MPR dengan ringan pula berwa cana tentang kepindahan Ibu Kota,Jakarta.Sementara,korban berjatuhan termasuk korban jiwa.Timbul pertanyaan,dimanakah asa kepedulian beliau2 itu sebagai wakil rakyat,disaat warga Jakarta dan sekitarnya,bahkan diprovinsi lainpun mengalami dampak banjir ini.ATasi,banjir tentu tidak bisa diatasi oleh Guber nur DKI,sendirian,berapapun dana trilyunan digelontorkan,tanpa memperhatikan Hulu Hilirnya.Lihatlah,di Bopuncur,Bogor,Puncak Cianjur sana,Vila2 bermunculan disanasini,Pembalakan Hutan dan Gunung terjadi pula.Begitupun,program reboisasinya tidak jelas kelanjutannya,serta dana ratus milyarpun raib pula di kor upnya.Jadi,perlu kooperatif antara lintas provinsi dan pusat. Tidak bisa Gubernur DKI Jakarta bekerja sendirian,sehebat dan sebanyak apapun dana digelontorkan.Jadi,bagaimana mengatasi permasalahan bangsa dan negara yang begitu kruisal serta mensejahterakan rakyat umumnya,menjadikan bangsa yang mandiri dan berdaulat dalam segala hal,bila meng atasi banjir dan macet saja jauh dari bisa dan mampu.Perlu,intro speksi dan evaluasi totalitas bagi pengelola negara ini.Tidak sebatas berwacana ria,kepindahan Ibu Kota,saja!.


oleh: wayan purba dari: denpasar
26.01.2013 10:01
walaupun baru wacana untuk memindah ibu kota ,tidak semudah membalikkan telapak tangan sebab apa dgn memindahkan ibu kota ketempat lain hasil akan sama bahkan perlu anggaran cukup tinggi untuk menopang pasilitas baru dari nol mendingan kita cek penyebab dari msl banjir ,kemacetan itu ada sebabnya, kita cari solusinya ajak semua lapisan masykt di sekitar untuk menjaga kebersihan lingkungan dari yang terkecil /dlm rumah tangga. itu dulu solusi saya mungkin ada yng lainnya monggo


oleh: satrio dari: surabaya
25.01.2013 23:56
Syarat kota yang "Berpeluang" menjadi Ibu Kota RI

1. Memiliki Bandara Udara Bertaraf Internasional
2. Memiliki Pelabuhan Laut
3. Kemungkinan Bencana Alam Minim
4. Strategis, Potensial dan "Bersejarah".

Bagaimana kalau Kota Surabaya, Ibu Kota Provinsi Jawa Timur sebagai Ibu Kota RI ? Bukan karena saya tinggal di Surabaya saja lho.......Tapi Kenapa harus "Saat Ini" ? Bagi yang "Percaya" ramalan Joyoboyo yang "Ditafsirkan" bahwa Susilo Bambang Yudhoyono disebut sebagai "Satria Boyong Pambukaning Gapura" yang mempunyai arti satria yang berpindah tempat dan membuka gerbang. Disebutkan pula bahwa ia adalah negarawan tanpa pamrih yang akan menjembatani ke arah kemakmuran, meletakkan pondasi kenegaraan baru seperti membuka pintu gapura zaman keemasan. Aamiin

Selengkapnya: http://www.lawangpost.com/read/ramalan-satrio-piningit-dalam-era-reformasi-dan-demokrasi/430/#ixzz2Ixa4FvZp


oleh: agus hudoyo dari: solo
25.01.2013 18:44
"Benahi dulu Jakarta yang lebih baik" itu yang PENTING..... masalah ibu kota maupindah itu urusan belakang.....
"Selesaikan dulu Masalah jangan Menambah Masalah"...


oleh: bambang hary soesanto dari: jatiroto/lumajang/jatim
25.01.2013 11:58
pejabatnya tidak mempunyai visi kedepan untuk kemajuan bangsa ini,tidak punya jiwa seni untuk membangun ibukota yang baru dgn perencanaan yg lebih matang bertarap ibu kota kelas dunia,jakarta sdh kumuh dan padat,sdh tdk ada ruang lagi untuk hidup nyaman.rasa ketakutan kalau ibukota pinda kedaerah lain etnis tertentu akan menguasai pemerintahan.jakarta bakal jadi kota mati karena jakarta tdk punya sumber alam.dan over population,pejabat dijakarta tdk ada niat untuk pemerataan pembangunan,rasa iri hati kalau ada wilaya lain yg maju menyamai jkt.seandainya saya presidentnya hari ini jg ibukota sy pindakan ketempat yg bs menjanjikan dan jadi kebangaan rakyat indonesia.banyak sekali keuntunganya kalau ibukota pinda ke daera lain seperti di kalimantan dr pd di jakarta..

 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Tornado Dahsyat di Oklahoma Tewaskan Puluhan Orang - Laporan VOA

Serangan tordano dahsyat menimpa wilayah perkotaan dekat Oklahoma City di AS mengakibatkan puluhan orang tewas dan ratusan terluka. Tornado berkecepatan lebih dari 300 kilometer per jam ini meluluhlantakkan permukiman dan sekolah di wilayah Moore dekat Oklahoma City. Regu penyelamat masih mencari korban selamat yang mungkin terjebak di bawah reruntuhan.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya