Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 11:00

Berita / Dunia / Afrika

Pembunuhan Tokoh Oposisi Tunisia Bangkitkan Kemarahan Rakyat

Ribuan orang turun ke jalan-jalan di Tunisia untuk memrotes penembakan mati seorang tokoh oposisi terkemuka, Chokri Belaid, Rabu (6/2).

Warga Tunisia meluapkan kemarahan atas kematian salah seorang pemimpin oposisi dengan menggelar aksi unjuk rasa di luar rumah Chokri Belaid, beberapa jam setelah tertembaknya Belaid di lokasi tersebut (6/2).
Warga Tunisia meluapkan kemarahan atas kematian salah seorang pemimpin oposisi dengan menggelar aksi unjuk rasa di luar rumah Chokri Belaid, beberapa jam setelah tertembaknya Belaid di lokasi tersebut (6/2).

Multimedia

Galeri Foto

6 Februari 2013

UKURAN HURUF - +
Laporan-laporan berita mengatakan, para demonstran memadati jalan utama Habib Bourguiba di pusat kota Tunis,  sambil meneriakkan kata-kata “memalukan, memalukan” untuk menunjukkan kecaman mereka terhadap pembunuhan politisi oposisi Chokri Belaid, di tengah-tengah kekhawatiran bahwa kelompok radikal mengancam akan mengacaukan transisi demokrasi negara itu .

Demonstrasi-demonstrasi lain juga di langsungkan di kota-kota lain di berbagai penjuru Tunisia, mengingatkan revolusi damai besar-besaran di negara itu dua tahun lalu.

Belaid, salah satu pemimpin partai oposisi Front Rakyat, ditembak mati di luar rumahnya di Tunis beberapa jam sebelumnya. Pembunuhannya menimbulkan guncangan, kemarahan dan kekhawatiran bahwa para ekstrimis keagamaan berusaha membajak transisi Tunisia menuju demokrasi.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya